Screen Shot 2015-03-19 at 1.55.57 AM

Sinopsis Itazura Na Kiss 2 Episode 12

EPISODE 12

Love In Kobe

Sudah 2 bulan semenjak Naoki pergi ke Kobe sendiri. Kotoko merindukan Naoki.

“Irie-kun, bagaimana kabarmu? Apa kamu kerasan disana?” ujar Kotoko didalam hati.

“Aku sepertinya tidak sanggup!” ujar Kotoko sambil memeluk boneka Naoki.

JoinedPhotos1

Di ruang praktek, teman-teman Kotoko bercanda dengannya tentang berpisahnya ia dengan Naoki.

Screen Shot 2015-03-17 at 6.49.07 PM

“Akhir-akhir ini kau sering melamun. Apa kau baik-baik saja dengan Irie?” ujar Moto-chan.

“Kami tentu saja baik-baik saja. Kami…” balas Kotoko

“Tidak! dia berlinang air mata.. Sepertinya gawat” ujar Moto-chan

“Kenapa tidak menemuinya?” tanya Tomoko

Kotoko berkata optimis “Tidak apa-apa! Irie-kun dan aku memiliki ikatan pernikahan yang kuat!”

JoinedPhotos2

Namun Moto-chan menggoyahkan hati Kotoko dengan berkata “Tanpa istri disisinya, laki-laki merasa masih lajang dan menyebarkan sayapnya”

“Tentu saja, karena dia laki-laki jika perawat atau pasien cantik mendekatinya mungkin dia tidak keberatan” lanjut Keita

Kotoko semakin kesal dan berteriak “Sudah kubilang, kami baik-baik saja!”

Kotoko lalu pergi dan menyendiri di belakang gedung kuliahnya.

“Mereka jahat! Aku berusaha keras menahan perasaan untuk menemuinya. Mereka malah terus mengingatkanku. Tentu saja aku ingin menemui Irie-kun!”

Meski dari kejauhan dan hanya sebentar, aku ingin melihatnya”

JoinedPhotos3

Tiba-tiba Kotoko mendapat ide bagus! “Hm? Melihatnya dari kejauhan …. Oiya!!”

Maka, Kotoko pun menyusul Naoki ke Kobe dengan berniat hanya untuk melihatnya dari kejauhan dan berteriak “Aku ingin mengisi ulang kekuatanku!!”

JoinedPhotos11

Akhirnya Kotoko sampai di Kobe. “Aku menghirup udara yang sama dengan Irie-kun!” ujarnya. Ia pun segera menuju RS tempat Naoki bekerja dengan dandanan penyamaran.

JoinedPhotos

“Ketemu! Irie-kun! Aku merasa kekuatanku sudah terisi. Dengan begini aku bisa kembali ke Tokyo, dan….” ujarnya dalam hati setelah berhasil melihat Naoki.

JoinedPhotos22

Tiba-tiba Kotoko melihat 2 suster yang sedang membicarakan Irie-sensei.

“Kudengar ia masih lajang” ujar perawat tersebut

“Istrinya ada disini” ujar Kotoko dalam hati

“Mungkin aku harus mendekatinya. Tidak mungkin, sudah banyak saingan. Yang kutahu, sudah ada 10 cewek yang mendekatinya. Jadi aku yang ke-11 …” lalu kedua suster itu pergi.

JoinedPhotosq Kotoko kesal sambil putu asa pergi berjalan dan berkata “Ti-tidak apa-apa. Ini sering terjadi di Tokyo. Mungkin aku harus pulang selagi kekuatanku sudah terisi”

Tiba-tiba ia bertabrakan dengan seorang anak kecil yang berperilaku sombong dan jahil seperti Yuki.

“Aku harus tegas padanya. Begini ya, minta maaflah kalau menabrak orang. Ayo minta maaf.”

JoinedPhotos66

Tapi anak kecil tersebut malah menarik masker Kotoko dan mengatakannya bodoh. Dan berlari ke ibunya.

“Nami-chan, tidak boleh begitu. Minta maaflah” ujar ibu Nami-chan

Tapi Nami-chan malah berkata Kotoko mirip badut, lalu berlari.

JoinedPhotos7

Ternyata mereka bertemu Irie-sensei. Nami-chan sangat senang bertemu Irie-sensei.

“Nami-chan jangan lari-larian” ujar Naoki.

“Baiklah” jawab Nami-chan

“Sensei, aku melihat cewek yang seperti badut” ujarnya

“Seperti badut? Aku mau melihatnya” ujar Naoki

Melihat Naoki, Kotoko langsung bersembunyi karena tidak mau ketahuan.

JoinedPhotos77

Dengan jahilnya, Nami-chan mendorong ibunya kearah Naoki, dan berkata “Ibu selalu berias setiap kali menemui sensei, iya kan?”

“Sudah cukup” ujar ibunya.

“Irie-sensei, apa hari ini kau bisa menemuiku” tanya ibu Nami-chan

“Iya tentu saja” jawab Naoki

“Baik kalau begitu pukul 5 sore di taman pusat” balas ibu Nami-chan

Lalu Nami-chan berkata “Kencan lagi dengan ibuku?”

“Begitulah” jawab Irie-sensei

Mendengar itu, Kotoko shock. “I-I-ri-e-kuuun!!”

JoinedPhotos5

Sudah pukul 5 sore, Nami dan ibunya menunggu di taman pusat. Beserta Kotoko yang bersembunyi di semak-semak pohon.

Akhirnya Naoki datang dan bermain bersama Nami dan ibunya.

Namun Kotoko melihat Naoki yang terkesan sangat dekat dengan ibu Nami.

“Apa-apaan itu? Apa? Tidak, ini salah paham, kan? Irie-kun…” ujar Kotoko dalam hati dengan rasa sedih.

JoinedPhotos45

Tiba-tiba “Ketemu!! Irie-sensei, disini!” teriak Nami yang mengetahui persembunyian Kotoko.

Kotoko langsung menutup mulut Nami-chan. Dan ternyata, Naoki melihatnya dan berkata “Kotoko.. Apa yang kau lakukan?”

“Tidakk !” jawab Kotoko.

JoinedPhotos6

Malamnya, Naoki pun meceritakan tentang penyakit jantung yang diderita Nami-chan. Dan dia berperan sebagai dokter pendampingnya. Terlebih lagi, Nami-chan kehilangan ayahnya 2 tahun yang lalu, sehingga Nami-chan takut operasi akan mengambil hidupnya, dan ibunya juga khawatir. Sehingga Naoki memberi arahan kepada mereka.

JoinedPhotos9

Jadi begitu.. Berarti, kamu akan menjadi dokter anak?” tanya Kotoko

“Iya, kau belum tahu?” jawab Naoki

“Belum. Kupikir kamu akan menjadi dokter bedah” balas Kotoko

“Aku akan mempelajari ilmu kesehatan anak. RS ini unggul di bidang itu” ujar Naoki

Naoki juga menceritakan tentang apa yang ingin dilakukannya dan kenapa ia menjadi dokter.

Kotoko bertanya “Alasanmu ingin menjadi dokter?” tanya Kotoko

“Yah bukan apa-apa” ujar Naoki

“Apa? Apa? Apa?” tanya Kotoko dengan penasaran

“Rahasia, ayo tidur” jawab Naoki sambil berjalan ke tempat tidur

“Eeeh beritahu dong..” minta Kotoko sambil menyusulnya

Namun, Naoki mencium Kotoko dengan mengatakan “Selamat malam” lalu tidur di kasur. KYAA!!!! (Naoki the best! Hahaha)

Maka, Kotoko juga memutuskan untuk mengambil jalur yang sama dengan Naoki.

JoinedPhotos99

JoinedPhotos12

Keesokan harinya, saatnya Kotoko pulang ke Tokyo. Dia berpamitan dengan Naoki di RS. Naoki pun minta maaf tidak bisa mengantar Kotoko ke stasiun karen sedang bertugas.

JoinedPhotos13

Mereka pun bertemu dengan Nami-chan dan ibunya. Nami-chan penasaran tentang Kotoko yang selalu bersama dengan Irie-sensei sejak kemarin dan bertanya “Mungkinkan dia pacarmu?”

“Bukan” jawab Naoki

“Sudah kuduga itu tidak mungkin” ujar Nami-chan

“Hati-hati kalau bicara” tegur ibunya kepada Nami-chan. “Aku minta maaf” ujarnya kepada Irie-sensei.

“Istriku” ujar Naoki.

“Heh?!!!” Nami-chan dan ibunya kaget

JoinedPhotos14

“Dia istriku” lanjut Naoki

Mendengar itu, Nami-chan terlihat sedih dan kecewa dan berkata “Tidak mungkin, aku tidak percaya. Soalnya kamu akan menikah dengan ibuku.”

“Nami-chan, aku tidak bisa” ujar Naoki.

“Sensei bodoh” ujar Nami-chan lalu berlari

“Nami-chan jangan berlari” teriak Naoki

Lalu sakit jantung Nami-chan kambuh dan pingsan.

Screen Shot 2015-03-17 at 6.59.39 PM

Ibu Nami-chan pun bercerita kepada Naoki dan Kotoko mengenai Nami-chan yang berharap Naoki menjadi ayahnya karena ia takut. Ibunya akan tetap berusaha meyakinkan Nami agar mau dioperasi.

Lalu Kotoko pun berniat untuk membantu untuk membujuk Nami-chan agar mau dioperasi.

“Kamu harus pulang” ujar Naoki

“Tapi aku juga ikut bertanggung jawab” awab Kotoko

Untuk itu, Kotoko berjanji akan membantu membujuk Nami-chan selama 3 hari.

JoinedPhotos15

Keesokan harinya, Kotoko menjenguk Nami-chan di RS dengan membawakan bunga. Tapi Nami-chan terus menolaknya. Hingga 2 hari Kotoko disana, belum ada kemajuan dari Nami-chan. Hingga akhirnya di hari terakhir Kotoko di Kobe, ia berhasil berbicang dari hati ke hati dengan Nami-chan.

JoinedPhotos156

Kotoko mulai menceritakan bagaimana ia menyukai Naoki sejak lama. Hingga akhirnya Nami-chan malu ketika Kotoko berkata “Kamu menggunakan ibumu sebagai umpan. Kamu sendiri yang suka Irie-kun kan?”

Mendengar itu, Nami-chan mengakuinya, dan sedih karena Kotoko pasti tidak akan menyerahkan Irie-sensei padanya. “Jika saja ada orang lain. Itu akan memberiku harapan..” ujar Nami-chan.

JoinedPhotos17

Kemudian, Kotokopun membisikkan ide kepada Nami-chan dan terlihat ia menyetujuinya.

Setelah itu, Nami-chan berubah fikiran untuk mau dioperasi.

“Apa yang membuatmu berubah pikiran?” tanya Naoki

“Dia berjanji padaku setelah operasi … Ya kan?” sambil melihat Kotoko. Kotoko hanya bisa senyum kecil.

“Apa yang kau rencanakan?” tanya Naoki sambil melihat Kotoko dengan penuh kecurigaan. Tapi Naoki berterima kasih kepada Kotoko.

JoinedPhotos116

JoinedPhotos76

Nami-chan pun akhirnya di operasi dengan Irie-sensei sebagai dokter pendampingnya. Ibu dan Kotoko menunggu hasil operasi Nami-chan.

JoinedPhotos75

Setelah operasi selesai, dokter menyakan bahwa operasi Nam-chan berhasil. Ibunyapun lega.

JoinedPhotos74

Saatnya Kotoko kembali ke Tokyo. Ia pun diantar oleh Naoki. Nami-chan menitipkan surat kepada Kotoko melalui Naoki yang berisi bahwa ia akan segera membaik dan menyusulnya ke Tokyo dan agar menepati janjinya.

JoinedPhotos73

Karena penasaran, Naoki terus menanyakan apa yang ia janjikan kepada Nami-chan. Akhirnya Kotoko mengakui bahwa ia menjanjikan bahwa ia akan menjodohkan Yuki-kun kepadanya.

Mendengar hal itu, Naoki kesal karena sebelumnya Kotoko juga telah menjodohkan Yuki dengan Konomi-chan.

“Karena itu aku merasa bersalah” ujar Kotoko.

JoinedPhotos72

Mereka lalu melanjutkan perjalanannya ke stasiun. Kotoko masih terlihat bersalah setelah apa yang ia lakukan. Lalu Naoki berkata “Sampai nanti”

“Luluslah dan ujian Nasional” lanjut Naoki kepada Kotoko sambil memegang kepalanya.

“Irie-kun! Aku akan berjuang!” teriak Kotoko. Mendengar itu, Naoki tersenyum.

JoinedPhotos778

Hari pengumuman ujian nasional Kotoko pun tiba. Marina, Keita, dan Moto chan semuanya berkumpul dirumah Kotoko untuk melihat hasil ujian mereka. Ia merasa takut dan tidak sanggupakan hasil yang akan didapatkan. Terlebih lagi iya merasa bahwa nomer ujiannya adalah nomer sial, yaitu 794.

JoinedPhotos865

Maka dari itu, Moto-chan membantu untuk melihatkan nomer Kotoko tersebut. Dan akhirnya mereka semua lulus di ujian nasional keperawatan. Semuanya bercanda bahwa Kotoko dapat lulus itu antara keajaiban atau memang keberuntungan. Hahahaha. “Mari kita rayakan!” ujar Ibu.

JoinedPhotos890

Malam harinya, Kotoko sudah tidak sabar untuk membertahukan kabar bahagia tersebut kepada Naoki. Tapi Naoki yang tidak bisa dihubungi membuat Kotoko frustasi. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk pergi ke Kobe malam itu juga.

JoinedPhotos134

JoinedPhotos123

Sesampainya di Kobe, Kotoko malah nyasar dengan berpakaian perawat.

“Aku tidak punya peta maupun ponsel untuk menghubunginya. Dingin..” keluh Kotoko.

Dijalan ia bertemua dengan seseorang yang sedang tidur di kursi jalan sambil menutup wajahnya dengan jasnya, dan meminta ijin untuk tidur di kursi sebelah orang itu. Kotoko kemudian menceritakan kisah perjalanannya ke Kobe kepada orang tersebut. Namun orang itu hanya diam.

JoinedPhotos132 Kotoko bercerita bahwa ia berniat mengejutkan suaminya dengan datang ke Kobe menggunakan seragam perawat. Namun dijalan ia bertemu dengan orang yang sakit di kereta, maka ia menolong orang tersebut dan turun di stasiun Shin Osaka hingga ketinggalan kereta dan tasnya tertinggal disana. Ia naik kereta berikutnya, tapi keretanya tidak berhenti di stasiun Shin-Kobe.

JoinedPhotos142JoinedPhotos143

Screen Shot 2015-03-17 at 7.28.58 PM

Mendengar cerita Kotoko, orang itu tertawa dan berkata “Itu pasti sulit”, lalu bangun dari tidurnya. Dan ternyata itu Naoki.

Kotoko terkejut. “ Bagaimana aku bisa tidur, kau begitu berisik. Sudah tiga hari aku terus melakukan operasi” ujar Naoki.

JoinedPhotos151

Naoki bercerita bahwa ibu menghubunginya di RS dan mengatakan bahwa Kotoko menuju kesini dan tidak menyangka kalau Kotoko malah salah kereta. Naoki bertanya kenapa tidak menghubunginya dahulu.

Kotoko mengatakan bahwa ia sudah mencoba menghubunginya, tapi Naoki tidak pernah menjawab.

“Akhirnya kita bisa bekerja sama. Kamu sudah berusaha keras” ujar Naoki kepada Kotoko sambil memegang kepalanya. Kotoko langsung memeluk Naoki.

JoinedPhotos155

Screen Shot 2015-03-17 at 7.34.52 PM

Mereka lalu berjalan pulang bersama. Karena Kotoko kedinginan, maka Naoki memberikan jaketnya kepada Kotoko dan berjalan sambil berpegangan tangan dengan tangan Kotoko yang masuk kedalam kantong celana Naoki. Uwuwuwuww romatis >,<

JoinedPhotos175

Cut Scene

Ada beberapa cut scene dari episode ini, yaitu:

Ketika Kotoko melamun saat membalut tangan Tomoko dengan perban. Kotoko merasa sangat tidak bersemangat karena belum berbicara dengan Naoki selama 3 hari.

Screen Shot 2015-03-17 at 10.24.38 PMScreen Shot 2015-03-17 at 10.25.04 PM

Disini juga di-cut tentang bagaimana perjuangan Kotoko memperoleh 1000yen untuk pergi ke Kobe. Sepertinya Kotoko menulis surat untuk orang dirumah bahwa ia akan ke Kobe untuk menemui Naoki. Ibu Naoki dan ayah Kotoko mengetahui hal ini dengan membaca surat Kotoko tersebut.

Screen Shot 2015-03-17 at 10.25.19 PMScreen Shot 2015-03-17 at 7.35.54 PM

Di adegan ini sepertinya ibu Naoki terlihat senang. Sepertinya ibu Naoki dan ayah Kotoko mengetahui bahwa Kotoko sudah bersama dengan Naoki di Kobe. Hihihi

Screen Shot 2015-03-17 at 10.25.43 PMScreen Shot 2015-03-17 at 10.25.48 PM

Diatas sepertinya adegan sebelum Nami-chan di operasi. Naoki sebagai dokter pendamping Nami-chan. Kotoko berada disana untuk menemani ibu Nami-chan. Dan Kotoko menyemangati Naoki.

Screen Shot 2015-03-17 at 7.35.44 PM

Ini adegan sebelum Kotoko kembali ke Tokyo. Sepertinya ia berpamitan dengan Naoki.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s