Hyundai New Thinking Azul

Mengintip Rahasia Dibalik Kesuksesan Hyundai

Hyundai merupakan salah satu perusahaan manufaktur mobil Korea yang mengalami pertumbuhan cukup pesat yang menjadikannya sebagai dynamic player dalam industri otomotif di Korea beberapa tahun terakhir. Better quality, stylish design, dan clever marketing merupakan inovasi yang dilakukan oleh Hyundai dalam menyiapkan strategi untuk menghadapi ketatnya persaingan dalam industri otomotif global, khususnya di U.S. Faktor utama yang membedakan kesuksesan yang diraih Hyundai dengan perusahaan lain yaitu dari keinginan dari dalam perusahaan untuk membangun world class capabilities. Oleh karena itu, Hyundai mulai melakukan inovasi pada proses membangun strategi mulai dari level bussiness unit hingga level corporate. “Hyundai speed” membuat perusahaan dapat menciptakan 21 model mobil baru di Amerika Utara dalam kurun waktu 5 tahun.

Untitled

Quality Edge

New focus in quality with initiative marketing

Penurunan penjualan pada tahun 1998 membuat para eksekutif Hyundai di U.S. perlu melakukan riset konsumen membuat langkah khusus untuk meningkatkan rating kualitasnya. Dari hasil riset yang dilakukan, Hyundai menemukan respon reaksi positif konsumen atas tawaran three-part warranty deal yaitu 10-year and 100,000-mile powertrain protection, 5-year/60,000-mile bumper-to-bumper coverage, dan 5-year/unlimited mileage roadside assistance. Hal inilah yang menjadi inisiatif Hyundai dalam membangun new strategy warranty dengan memberikan garansi komprehensif kepada konsumen, yang kemudian disebut sebagai “America’s Best Warranty”.

Untuk mendukung garansi yang dijanjikan perusahaan kepada konsumen, Hyundai tentunya perlu meningkatkan kualitas produk yang dihasilkannya agar tidak membuat kerugian bagi perusahaan. CEO Hyundai, Chong Mong Koo, kemudian membuat divisi baru untuk mengawasi kualitas baik pada tahap desain, permesinan, ataupun produksi.

Quality improvement to support consistent marketing

Hyundai terus mengembangan dan fokus pada kualitas produksinya mulai dari membongkar komponen kendaraan pesaing hingga mengadopsi praktik terbaik mereka sehingga Hyundai dapat menemukan cara pengendalian kontrol, bermacam teknik quality management, dan ide mengenai systems-oriented management dan customer awareness. Selain itu, Hyundai memiliki keunggulan sebagai satu-satunya produsen mobil di dunia yang memproduksi baja-nya sendiri. Para teknisi ditugaskan untuk membuat baja yang lebih baik agar mobil Hyundai dapat lebih ringan dan hemat bahan bakar.

Para eksekutif Hyundai mempelajari bahwa kepuasan konsumen merupakan salah satu indikator kualitas yang penting, sehingga Hyundai kemudian membuat metric “qualativity” yang merupakan kombinasi dari quality, productivity, dan customer satisfaction untuk mengukur segala sesuatu yang terjadi di pabrik mobilnya. Hyundai mulai melakukan peningkatan kualitas yang intensif, seperti yang dilakukan pada pabriknya yang ada di Alabama (Alabama plant), yang menggunakan robot dalam proses produksinya untuk mengurangi waktu produksi dan menjaga agar harga retail rendah, yang kemudian diterapkan pada pabrik Hyundai lainnya yang ada di U.S.

Pabrik-pabrik Hyundai di U.S. berusaha membangun long-term relationships dengan supplier dan memeriksa proses manufaktur mereka untuk meningkatkan kualitas, sehingga Hyundai juga dapat mendapat keuntungan dengan memperoleh harga yang lebih rendah. Stabilitas dan kualitas supply base memungkinkan supplier untuk membuat modular subassemblies, sehingga dapat mengurangi waktu perakitan pada sisi Hyundai sendiri sehingga dapat mengurangi kemungkinan human error. Hal inilah yang membantu Hyundai dalam menetapkan aggressive price points pada kendaraannya untuk memperoleh profit margin.

Design and Innovation

Workplace Culture

Terdapat dua aspek budaya perusahaan yang membantu Hyundai dalam menciptakan mobil yang lebih edgy dan lebih khas. Pertama, desainer muda dan kedua yaitu adanya toleransi keberagaman kompetisi intern perusahaan. Para manajer di U.S. bekerja keras bersama-sama dengan para eksekutif Korea dalam menciptakan ide yang inovatif, dimana hal ini juga dimaksudkan untuk menjembatani cultural gap antara Korea dan U.S. Kebersamaan inilah yang membuat Hyundai mahir dalam mengumpulkan dan menyaring ide-ide menarik dari desainer U.S. dan dapat menciptakan ide desain produk yang menarik bagi konsumen dan lebih unggul dari kompetitornya yang memproduksi jenis produk yang sama. Hal ini dimulai dengan kemunculan mobil Veloster dengan desain yang sporty dan harga yang bersaing membawa Hyundai bangkit kembali dalam industri setelah sebelumnya mengalami penurunan penjualan yang drastis.

Hyundai juga menambahkan kemampuan desain dalam produksinya yaitu dengan memproduksi lini produk yang lebih beragam dan fitur yang lebih stylish sehingga Hyundai dikenal akan kemampuannya dalam memperluas dan menyebarkan fitur desain pada semua jenis produknya dengan memindahkan fitur teknologi mobil mobil mewah ke kendaraan yang lebih murah. Selain itu, dari sisi anak perusahaan Hyundai Motor Amerika melakukan inovasi dalam proses control marketing dan consumer relations dengan memanfaatkan resesi yang terjadi pada tahun 2008-09 di U.S. untuk menawarkan buy back new vehicles jika si pemilik kehilangan pekerjaannya. Kemudian melanjutkan fokusnya pada mobil yang pragmatic, stylish, modest, dan fuel-efficient sehingga akan membawa kembali konsumen U.S. setelah masa resesi tersebut.

Setelah meraih kesuksesan di Amerika Utara, Hyundai mulai menyiapkan perusahaannya menuju skala global. Hyundai terus menghadapi masalah terbesar dalam proses produksi short-term-nya dengan menunda produksi untuk memastikan adanya peningkatan kualitas pada produksinya tersebut. Maka para eksekutif Hyundai mengharapkan hal ini dapat meningkatkan brand position produknya di U.S. Namun Hyundai terus dihadapkan pada tantangan industri yang semakin kompetitif, terutama pesaing Jepang yang terus menyainginya dalam desain produk. Hyundai menyadari bahwa dalam persaingan auto industry, tidak ada perusahaan yang menang selamanya. Namun bagaimana perusahaan dapat terus bertahan menjaga kualitas dan terus menciptakan inovasi pada produknya adalah hal yang paling penting mempertahankan eksistensi perusahaan.

Sumber: Holstein, William J. 2013. Hyundai’s Capabilities Play. Booz & Company Inc.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s