Itinerary Thailand 5 Hari 4 Malam

IMG_44691

Hari ke-1

Gue stay di Tune Hotels Asoke, Bangkok. Dari bandara Suvarnabhumi (BKK), naik ARL Express (*harga: 90 baht) ke Phaya Thai, sambung BTS turun di Asok.

Alamat Tune Hotels Asoke, Bangkok: Sukhumvit Soi 14. Jalan kecil ini berada persis di sebelah stasiun BTS/Skytrain Asok (E4). Karena gue menggunakan BTS, begitu sampai di Asok Station, tinggal ambil Exit 4. Turun di tangga sebelah kanan, dan tinggal jalan kaki sekitar 15 meter, kamu akan menemui jalan Sukhumvit Soi 14. Belok ke kiri mengikuti jalan sekitar 100 meter. Tune Hotels di sebelah kiri jalan.

Untuk hari pertama ini, karena gue ambil pesawat sore dan baru sampe di hotelnya maghrib cenderung malem makanya gue hanya akan istirahat di hotel. Untuk makan malam, bisa kamu beli di jalan kecil menuju hotel. Ada restoran rumahan yang memang baru buka di malam hari dijalan kecil menuju Tune Asoke tersebut. Menunya macem-macem. Biasanya gue beli pad thai atau nasi goreng thailand gitu. (*harganya gue lupa, tapi sekitar 20ribuan per porsi kalo di rupiahin).

IMG_4328

*Note dari sumber yang pernah gue baca:

Mencari makan dan jajanan juga dapat keluar dari Soi 14, tinggal belok ke kiri, tidak jauh akan menemukan gedung Times Square, dimana terdapat KFC yang buka hingga larut malam dan di seberangnya ada McDonald’s dan McCafe yang buka 24 jam. Jika tidak ingin fasfood, di sebelah gedung Times Square ini ada satu area yang berisi berbagai macam restoran. Mulai dari Sunrise Taco dan restoran Amerika Diner yang buka 24 jam, juga di bagian tengahnya ada New York Gardens.

10

***Sumber info hotel Tune Asoke, gue dapet dari sini.

Hari ke-2

Gue rencananya explore ke yang jauh dulu, yaitu Pattaya, supaya selanjutnya bisa santai di Bangkok.

Jam 8.00 – dari hotel menuju Ekkamai Bus Station naik dari BTS Asok (E4) tujuan ke Bearing, turun di Ekkamai (E7). Nah dari BTS Ekkamai kamu bisa jalan kaki ke Ekkamai Bus Station. Bis yang biasanya dipake orang-orang namanya Roong Reuang Coach turun di Pattaya Bus Terminal, North Road Pattaya.(*tarif bus Bangkok-Pattaya 124 baht).

IMG_4348

Sampai di Pattaya Bus Terminal sekitar pukul 10.30an dan langsung cari taxi yang bisa di charter. Disini gue bilangnya sewa taxinya sampai sekitar pukul 5-6 sore, dan minta anterin lagi ke Pattaya Bus Terminal, supaya ga kemaleman balik ke Bangkoknya. Bahaya kan anak gadis, hahaha.

Jam 11 – Tujuan pertama yaitu NongNooch Village, ternyata tempatnya agak jauh dari pusat Pattaya. Butuh sekitar 1jam menuju kesana. Sampai di NongNooch sekitar jam 12an. Di NongNooch ini ada show gajah yang tampil di jam-jam tertentu, untuk itu disesuaikan dengan kedatangan, gue liat show yang jam 01.45 siang. Sembari menunggu show itu, kamu bisa ambil paket keliling NongNooch menggunakan open-bus, bayarnya misah dari tiket online yang udah gue beli. (*harga sekali keliling yaitu 100baht). Di NongNooch, ada semacam foodcourt, jadi kamu bisa makan siang disini. Harga makanannya juga sebatas wajar kok.

Jam 2an siang – Balik lagi menuju pusat Pattaya menggunakan taxi. Nah sekalian jalan pulang ini, tujuan yang lumayan deket dari NongNooch ini yaitu:

  • Buddha Mountain atau Wat Phra Yai yang terkenal dengan patung Budha raksasanya (*free entrance).
  • Silverlake (lokasinya lumayan bersebelahan/dekat dengan Buddha Mountain, *free entrance, kalau mau keliling menggunakan bis bisa bayar sekitar 70 baht). Disini kamu bisa nyobain jus anggur yang harganya 30 baht atau olahan anggur lainnya.

Jam 4an sore – Selesai dari 2 tempat diatas sampai di kota Pattaya lagi sekitar jam 4sore. Tujuan terakhir yaitu Mini Siam, karena memang tempatnya lumayan dekat dengan Pattaya Bus Station. Karena ternyata Mini Siam ini tempatnya ga sebesar yang gue bayangkan, waktu yang gue habiskan untuk keliling ternyata hanya sekitar 30-40 menit doang.

Jam 5an sore – Sebelum menuju ke stasiun bis, gue mampir dulu ke masjid yang lumayan gede, lokasinya ada di pinggir jalan raya dan searah dengan arah menuju ke stasiun, jadi ga perlu muter muter. Uniknya masjidnya (sorry gue lupa namanya), letaknya bersebelahan dengan sebuah gereja. Setelah sholat, barulah gue diantar ke stasiun bis Pattaya. Dan naik bis Pattaya-Bangkok (*dengan harga yang sama), keberangkatan setiap 1 jam, dan gue berangkat yang pukul 6 sore.

Jam 8an malam – Sampai di Ekkamai Station. Dari stasiun berjalan kaki ke BTS Ekkamai lagi dan turun di BTS Asok. Nyari makan malam bisa ke sebrang jalannya dari yang biasanya exit untuk menuju Tune Hotel. Ada pasar malam disana, dan banyak jualan makanan. Tapi mesti hati-hati dan tanya bener-bener untuk yang Muslim, karena banyak menu makanan pork disana.

Jam 9an malam – Sampai di Hotel, dan istirahat.

**Beberapa poin yang perlu kamu tentang Bangkok-Pattaya.

  • Perjalanan Bangkok-Pattaya ditempuh sekitar 2 jam. Kalo PP ke Bangkok lagi, kamu harus spare time 4 jam perjalanan diluar waktu kamu explore Pattaya, dan perkiraan sekitar 1 jam dari lokasi hotel/tempat kamu stay ke stasiun bis.
  • Makanya perlu sekitar 1harian penuh untuh explore Pattaya, mulai dari foto-foto di Pantainya ataupun ke beberapa lokasi wisatanya. Namun karena gue ngerasa kalo pantai di Indonesia jauh lebih oke, makanya gue memutuskan untuk ke tempat wisatanya aja.
  • Untuk keliling Pattaya, kamu bisa sewa/charter taxi untuk seharian. Taxi bisa kamu temuin di sepanjang jalan deket pantainya. Untuk sewa taxi seharian gue bayar sekitar +- 1000 bath. Awalnya gue ditawarin 1500 bath, tapi gue tawar jadi 1000 dan dia mau kok. Kayaknya sih bisa lebih murah lagi, tapi gue ga pinter nawar dan gampang kasian.

HARI KE-3

Karena kelelahan perjalan kemarin, gue pun baru memulai hari berangkat dari hotel sekitar jam 9an.

Jam 9an – Menuju ke Grand Palace. Dari BTS Asok menuju ke BTS jurusan Mo Chit, turun di Siam, Transit ke Silom Line, Naik BTS jurusan Bang Wa, turun di BTS Saphan Taksin, ikuti saja petunjuk arah ke Central Pier, jalan hanya 5 menit. Lalu antri untuk naik perahu, bayarnya nanti didalam perahu. Disini kamu akan banyak ditawari paket perjalanan, dan ada beberapa jenis perahu juga. Yang murah itu, adalah perahu dengan bendera berwarna oranye didepannya (*harga sekali jalan 15 baht).

IMG_4431

IMG_4441

Setelah naik perahu, nanti turun di dermaga N9 (Tha Chang), berjalan kaki sebentar melewati semacam pasar, kurang dari 10 menit hingga sampai di Grand Palace. Ticket entrance nya tidak bisa dibeli online, harus beli di loket setempat. Jadi harus antri di loket untuk beli tiket dulu sebelum masuk. Kawasannya cukup luas, dan panas banget. Jadi lumayan keliling 1,5 jam disana, bisa bikin item (*harga entrance ticket 500 baht)

Jam 12.30an – Jalan kaki Grand Palace menuju Wat Pho sekitar 15 menit. Disini juga beli tiket ditempat (*harga entrance ticket 100 baht). Untuk makan siang, kamu bisa pilih-pilih tempat di pasar yang kamu lewati. Salah satunya yaitu di Tha Tien Market. Gue beli seporsi tomyam, dan nasi goreng seafood.

Jam 3an sore – Menuju ke Wat Arun. Dengan naik perahu lagi. Bisa jalan kaki sih, tapi lumayan, mending naik perahu. Tiket masuk beli ditempat (*harga entrance ticket 50 baht).

Jam 4an sore – Balik lagi ke Central Pier. Gue akan menuju ke Asiatique. Tapi perahu menuju Asiatique ini baru ada sekitar jam 5 sore.

Maka sembari menunggu, gue nyari masjid dulu di sekitar daerah sana. Satu-satunya masjid yaitu caranya dengan cari Robinson’s Department Store di dekat BTS Sapan Taksin. Lalu belok kiri ke jalan di samping pusat perbelanjaan tersebut (nama jalan lengkapnya yaitu Soi Charoen Krung 46). Masjidnya ga terlalu besar, dan lokasinya lumayan masuk ke jalan yang dipinggir-pinggirnya ada PKL.

IMG_4545

Jam 5an sore – Naik perahu (*free) menuju ke Asiatique. Makan malam sekalian disana.

Jam 7an malam – Balik ke hotel. Naik perahu lagu menuju ke Central Pier. Lalu jalan kaki ke BTS Saphan Taksin. Alurnya sama seperti berangkat, dan turun di BTS Asok. Dan sampai di hotel sekitar jam 8an malam.

HARI KE-4

Di hari ke-4 ini gue tergolong santai dan menikmat hari berbelanja.

Jam 9an – Menuju ke Madame Tussauds Wax Museum. Naik dari BTS Asok ke BTS Siam Station. Jalan kaki menuju mal Siam Discovery, karena museumnya berada didalam mal tersebut. Untuk keliling museum, bisa dilakukan sekitar 1-1,5 jam.

Jam 11an – Jalan kaki santai di daerah Siam dan Pratunam. Menuju ke Platinum Mall (Letaknya tepat berada di depan Hotel Amari Watergate). Untuk belanja, semua perempuan pasti setuju kalo ga perlu ada batasan waktu untuk keliling. Keliling kawasan ini, sekalian makan siang, gue habisin waktu sampe sekitar jam 4 sore. Karena kawasan pasar Pratunam, dan mall Platinumnya sendiri lumayan gede.

Jam 4an sore – Balik ke hotel. Naik BTS terdekat. Sampai di hotel sekitar jam 5an. Tujuannya yaitu buat ninggalin barang belanjaan di hotel.

Jam 6an – Keluar lagi jalan kaki ke mall di sebrang jalan yaitu Mall Terminal 21 dan jalan-jalan cari makanan di pinggir jalan.

Jam 8an – Kembali ke hotel dan istirahat.

HARI KE-5 (TERAKHIR)

Ini hari bertepatan dengan adanya/dibukanya pasar Chatucak. Pasar ini memang buka pada saat weekend saja.

Jam 9an – Check out, titip barang di hotel. Berangkat ke Chatucak. Dari BTS Asok menuju BTS Mo Chit. Euforianya sama seperti kalo kamu ke pasar kaget Karena kawasan pasar yang lumayan luas, sarapan dan makan siang bisa dilakukan disini saja. Banyak juga jajanan yang bisa dibeli selama berbelanja.

Jam 1an – Balik lagi ke hotel. Sampai sekitar jam 2an di hotel, ambil barang.

Jam 2an – Berangkat menuju Don Mueang Intl (DMK). Karena barang bawaan menjadi lebih banyak dan koper semakin berat, maka pake taxi. Sebaiknya cari taxi yang pake argo aja karen lebih murah, dan deal dulu di awal sebelum naik taxinya mau pakai argo atau engga. Karena ada beberapa taxi yang ga mau pake argo. Perjalanan naik taxi ditempuh sekitar 1 jam.

*Disini gue sedikit ngerasa bersalah karena ternyata bayaran taxi gue kayaknya kurang sekitar 10 baht.  Karena awalnya gue masu ngasih lebih, karena doi baik banget walopun pas dia ajak ngobrol gue gak nyambung karena dia juga gabisa bahasa Inggirs. Pas gue kasih uang pecahan besar, pak sopirnya justru gada kembalian. Makanya gue sebisa ngumpulin uang kecil yang ada, sampe yang koin-koin itu. Gue ga sempet lagi teliti ngitungin si koin itu, dan setelah sampe bandara dan ngitung sisa uang ternyata kayaknya gue kurang ngasihin uang koinnya. Tapi bapaknya juga nerima aja ga ngitungin lagi. Duh! Niatnya ngasih lebih malah ngasih kurang. Sorry banget, Pak. Beneran gak sengaja.

Buat jaga-jaga, gue foto penampakan taxi dan nomernya. Warna taxinya merah kalo gak salah inget. Buat pembaca yang mungkin mau ke Thailand dan ga sengaja pake taxi si bapak ini, tolonglah dikasih lebih bayarannya. Karena bapaknya baik kok🙂

IMG_4673 IMG_4672

6 thoughts on “Itinerary Thailand 5 Hari 4 Malam

  1. filia says:

    Haloo.. mau nanya mba April.. kalo dr bangkok ke pattaya mending naik taxi , bus, atau sewa van ya kalo untuk 4org? Ada rekomendasi tempat yang bagus ga di pattaya? Misal mau ke silverlake , buddha mountain, nongnooch garden, pattaya floating market,mini siam, suppatra land, madam tussaud, rutenya gimana ya ? Terima kasih sebelumnya🙂

  2. istiaprillani says:

    Aku coba jawab ya… Kalo kurang puas, bs gugling aja yah.
    1. Durasi perjalanan bkk-pattaya kan sekitar 1,5-2jam tuh, nah kalo ber-4 bisa banget sewa taxi/van. Cuma aku ga tau tempat penyewaan yg rekomen, aku pernah baca blog orang tapi lupa hehe. Tp memang kl sewa itu akan lbh mahal drpd naik bis, kl cuma br4.
    2. Kalo di Pattaya, ini tempat yg aku rekomen sekalian urutan rute-nya ya: nongnooch, buddha mt, silverlake, floating market. Kalo ragu sm rute yg aku kasih, mending pas disana ketika tawar menawar sewa taxi minta sopirnya yg ngaturin rute (taxi nya minta sewa seharian aja, tp jelas smp jam brp nya)
    NB: madame tssaud seinget aku di bkk deh, bukan di pattaya. Dia letaknya di mall yg ada di Siam.
    Semoga membantu🙂

  3. Brillia says:

    Halo mba mau nanya. Untuk transportasi kayak semacam train gt gampang ga sih mbakk? Kayanya mb ahli bgt😦 aku belom pernah kesana soalnya hehe

  4. istiaprillani says:

    aku juga sebenernya baru pertama kali juga kesitu dan sok berani dan sok tau aja pas pertama kali jalan. Dan baca2 blog orang lain. So far dari pengalaman aku, transportasinya (terutama train) gampang kok. Ikutin aja petunjuknya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s