Surviving Disruption by Maxwell Wessel and Clayton M. Christensen

It’s not enough to know that a threat is coming. You need to know whether it’s coming right for you. 

Screen Shot 2015-06-04 at 12.20.12 AM

Gangguan dalam inovasi dapat digambarkan sebagai rudal yang akan diluncurkan untuk suatu bisnis, contohnya seperti kemunculan personal computer yang menggantikan minicomputer dan seperti fotografi digital yang membuat foto menggunakan klise film menjadi usang. Namun tidak semua rudal pengganggu tersebut bertujuan untuk menyerang dan berakibat besar kepada suatu perusahaan secara langsung, tapi perusahaan perlu memetakan jalur dan merencanakan strategi tepat yang dapat diterapkan melalui sistematika cara berikut:

  • Identifikasi kekuatan dari bisnis model yang dimiliki oleh pengganggu

Dimana perusahaan dapat menerapkan konsep extendable core, yaitu aspek bisnis model yang digunakan pengganggu untuk mengelola keunggulannya dalam creeps upmarket in search of more and more customers.

  • Identifikasi keunggulan yang dimiliki perusahaan

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, perusahaan dapat mengeksplorasi seberapa mendalam pemahaman tentang seberapa baik perusahaan dapat melakukan sesuatu sesuai dengan yang pelanggan inginkan, dan pekerjaan apa yang pengganggu dapat lakukan lebih baik menggunakan extendable core yang dimilikinya.

  • Evaluasi kondisi yang dapat membantu keunggulan yang dimiliki saaat ini agar bermanfaat dimasa mendatang. Hal ini digambarkan dengan bagaimana membuat hambatan bagi pengganggu yang akan melemahkan perusahaan dimasa yang akan datang.

Pendekatan diatas akan membantu perusahaan untuk dapat melihat bagian mana dari bisnis perusahaan yang paling rentan untuk diganggu dan bagian mana yang setidaknya penting untu dijaga oleh perusahaan.

 

Where Advantage Lies

Inovasi pengganggu sebenarnya berasal dari keunggulan teknologi atau model bisnis yang dapat berkembang sebagai bisnis yang bergerak terus menerus untuk mencari lebih banyak pelanggan. Para pemula dalam pengganggu inovasi ini dapat mengelola keunggulannya seiring dengan meningkatkan performansinya. Dalam hal ini, dengan mengidentifikasi extendable core yang dimiliki oleh pengganggu tersebut akan memberikan informasi mengenai pelanggan seperti apa yang menarik bagi pengganggu tersebut dan sebaliknya. Maka kita perlu mempertimbangkan tentang apa yang sebenarnya orang-orang lakukan ketika mereka membeli produk atau layanan yang diberikan.

Where Advantages Matters

Dalam mencari peluang dalam suatu bisnis, para pengganggu tersebut akan mulai dari mengidentifikasi pekerjaan apa yang perlu dilakukan dan bagaimana pekerjaan tersebut dapat dilakukan dengan lebih mudah, nyaman, dan terjangkau. Sehingga memungkinkan bagi pengganggu untuk membayangkan bagaimana meningkatkan produknya dengan menciptakan keunggulan perusahaan untuk menarik semakin banyak pelanggan. Oleh karena itu, sebagai perusahaan yang perlu mempertahankan pelanggannya, maka perusahaan harus melakuka tindakan dengan menentukan seberapa efektif atau tidak efektif pengganggu yang mungkin dalam melakukan pekerjaan yang saat ini kita lakukan, kita dapat mengidentifikasi segmen yang paling rentan ataupun yang paling berkelanjutan dalam bisnis yang dijalani. Ketika bisnis pengganggu menawarkan keuntungan yang signifikan dan tidak ada kelemahan dalam melakukan pekerjaan yang sama yang dilakukan perusahaan, maka gangguan akan bergerak sangat cepat dan menyeluruh.

When Advantage Persists

Terdapat penilaian sistematis dari lima jenis hambatan untuk mengantisipasi gangguan yang terjadi, diurutkan dari yang paling mudah hingga yang paling sulit diatasi, yaitu:

  1. The momentum barrier (pelanggan digunakan sebagai status quo)
  2. The tech-implementation barrier (dapat diatasi menggunakan teknologi yang ada)
  3. The ecosystem barrier (perlu perubahan lingkungan bisnis untuk mengatasinya)
  4. The new-technologies barrier (belum adanya teknologi yang diperlukan untuk merubah sudut pandang persaingan)
  5. The business model barrier (pengganggu perlu mengadopsi struktur biaya yang kita miliki)

Pendekatan ini mungkin tampak intuitif, tetapi dapat mengajarkan para eksekutif untuk fokus bukan hanya pada nilai yang diberikan kepada para pelanggan tetapi juga untuk memperoleh keuntungan dan pendapatan yang tinggi.

Sebagai contoh dapat dilihat pada bisnis retail groceries, dimana bisnis retail terus menjadi sarang kewirausahaan dan inovasi. Beralihnya dari retail tradisional menjadi online retail groceries membuat para pendatang berinovasi dengan mempercepat waktu pengiriman, meningkatkan pemilihan produk, dan menambahkan fitur dan menghasilkan margin keuntungan yang lebih tinggi. Untuk dapat bertahan, para pemilik retail tradisional tersebut perlu melakukan inovasi dan perbaikan dalam melayani para pelanggan. Yaitu dimana retail tradisional harus fokus bersaing untuk memberikan harga yang lebih rendah dan kualitas yang lebih baik (terutama tahan lama) dan bahkan menarik petani untuk lebih banyak menjual produk didalam toko tradisional tersebut. Mereka harus berpikir keras tentang tampilan toko secara fisik, mengingat bahwa tata letak toko dapat membantu atau justru dapat menghalangi pelanggan untuk mengumpulkan bahan belanjaan.

Oleh karena itu, sebagai pemain lama dalam suatu bisnis tertentu perlu mewaspadai keberadaaan pengganggu inovasi ini dengan fokus untuk menyesuaikan inovasi yang menjadi keunggulan perusahaan dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan. Kita perlu memahami apa yang pelanggan kita suka lakukan daripada mengevaluasi seberapa pentingnya keuntungan dan kerugian dari extendable core dari penggangu terhadap bisnis kita. Dengan begitu akan mengurangi celah bagi para pengganggu inovasi untuk masuk dan mengambil pelanggan kita.

**Source: Wessel, M. & C. M. Christensen (2012). ”Surviving Disruption.” Harvard Business Review. December

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s