0707

Sinopsis Itazura Na Kiss 2 Episode 7 (With Cut Scenes)

EPISODE 7

A Vow With Nurse Cap

Perlakuan dingin Naoki terhadap Kotoko telah membuat kemarahan Kotoko memuncak. Ia pun mengutarakan semua kemarahannya kepada Naoki dan pergi dari rumah.

1

Kotoko menenangkan diri dengan pergi ke restoran ayahnya, dan kemudian bertemu Chris dan Kin-chan. Chris dan Kin-chan pun menghibur Kotoko dengan mengajaknya untuk menginap di tempat Chris semalam. Sementara ayah menelpon kerumah untuk mengabari Naoki bahwa Kotoko sedang ada di restoran sekarang.

“Kotoko akan menginap di Chris malam ini. Beri dia waktu sendiri. Dia akan tenang sendiri. Jangan khawatir.” ucap ayah yang menelepon Naoki

“Terima kasih” ucap Naoki yang merasa menyesal dengan semua kejadian ini.

2

Di penginapan Chris, Kotoko dan Chris minum bersama untuk melepaskan stres mereka. Mereka saling menceritakan ‘cinta sepihak’ yang mereka rasakan satu sama lain. Kotoko kepada Naoki, dan Chris kepada Kin-chan. Setelah terlalu banyak minum, Chris dan Kotoko pun tertidur. Kin-chan bertanggung jawan dengan menempatkan mereka ke tempat tidur.

“Kalian berdua, tidak pernah menyerah.” ucap Kin-chan sambil memandangi Chris dan Kotoko yang sedang tidur.

4

Keesokan paginya di kantin kampus, Naoki berjalan di kampus dan melihat beberapa pasang kekasih. Hal itu membuat Naoki terdiam sementara. Sepertinya Naoki kangen Kotoko tuh, Hehehe.

Sementara Kotoko yang berada di kantin bersama teman-temannya mendapat omelan dari Moto-chan karena kabur dari rumah dan mabuk semalam sehingga tubuhnya menjadi kurang fit hari ini.

Tetiba Keita muncul dengan membawa minuman penambah tenaga untuk Kotoko. Chris dan Kin-chan yang melihat kedatangan Keita pun mengintip dari dapur.

“Itu dia! Itu dia!” ucap Chris kepada Kin-chan yang secara diam-diam menguping.

“Apa kau benar-benar kabur? Kau bertengkar dengan Irie, kan?” tanya Keita kepada Kotoko.

Kotoko yang tidak bisa menjawab hanya tertunduk dengan wajah yang muram.

“Mau tinggal denganku? Itu apartemen kecil.” lanjut Keita.

“Tunggu dulu. Kau pasti bercanda.” ucap Kotoko.

“Aku sudah bilang aku serius. Aku mencintaimu.” ucap Keita

A

“Si bodoh itu. Apa yang ..” ucap Kin-chan yang lalu berfikir untuk tidak ikut campur dan pergi mencari Naoki.

“Aku tidak bisa berhenti memikirkanmu.” ucap Keita.

“Tapi aku istri Irie-kun..” ucap Kotoko

“Makanya tinggalkan dia. Apa dia mencari mu? Dia bahkan tidak cemburu. Apa yang sudah dia lakukan untukmu? Itu bukan pernikahan. Pasangan menikah membutuhkan satu sama lain. Kau membutuhkan ku” ucap Keita kepada Kotoko.

JoinedPhotos1

“Itu salah. Sangat salah.” tiba-tiba Naoki datang dan berhadapan langsung dengan Keita.

“Kau sangat terlambat. Kau hanya membuat Kotoko menderita.Kau tidak bisa membuatnya bahagia. Kau tidak punya hak untuk menikahinya.” ucap Keita kepada Naoki.

 Lalu seisi kampus pun mulai membicarakan tentang hubungan Keita dan Kotoko.

JoinedPhotos2

“Kamogari dan Kotoko? Selingkuh? Apa yang terjadi?” ucap seorang mahasiswa yang ada di kantin.

“Itu mungkin benar. Itu benar.” jawab Keita yang terus melihat ke Naoki.

“Aku cemburu padamu.” ucap Naoki.

“Aku tidak pernah cemburu atau iri. Aku tidak pernah ditolak atau mengalami kesal, emosi yang kacau sebelumnya. Tapi itu semua berubah ketika Kotoko datang di hidupku. Semua emosi tersembunyi itu membuatku kehilangan kendali. Aku tidak tau cara mengendalikannya. Mereka memuncak dan membuatku kesal.” lanjut Naoki yang kemudian berjalan ke arah Kotoko.

JoinedPhotos3

“Jadi apa?” tanya Keita.

“Kamogari, kau punya lebih bagianmnu untuk emosi mu yang berantakan dan kekesalanmu. Aku memberikanmu pujian. Walaupun aku tidak iri padamu. Maka dari itu kau tidak membutuhkan Kotoko. DIa untukku. Aku membutuhkannya. Aku dapat menjadi diriku yang sebenarnya ketika aku bersama Kotoko.” jelas Naoki.

Kotoko yang terharu mendengar ucapan Naoki kemudian menangis dan menghampirinya.

“Benarkah? Irie-kun?” tanya Kotoko.

“Aku tidak menyadarinya sampai Kinnosuke mengatakannya padaku.” lanjut Naoki.

“Kin-chan?” tanya Kotoko.

“Dia berlari datang untuk memberi tau ku. Aku tidak percaya dia merasakan hal ini selama 6 tahun. Dia luar biasa.” ucap Naoki

“Aku memang manusia yang baik” ucap Kin-chan yang melihat mereka dari kantin.

JoinedPhotos4

“Irie-kun. Apa benar tidak apa-apa untuk ku tetap tinggal?” tanya Kotoko.

“Aku sudah bilang padamu ‘iya’.”

Kotoko yang merasa lega dan bahagia pun langsung memeluk suaminya.

“Aku tidak akan pernah meninggalkanmu sampai aku mati!” ucap Kotoko.

“Aku menantikannya.” ujar Naoki sambil memeluk erat istrinya.

Seisi kantinpun menyelamati mereka. Naoki pun hampir mencium Kotoko.

JoinedPhotos5

“Oops, kita sedang di kantin!” ucap Kotoko kaget setelah mendengar ada yang memberinya selamat.

“Ku kira aku  kurang sopan juga.” ucap Naoki.

“Kau ..” lanjut Kotoko yang kemudian memeluk suaminya lagi.

JoinedPhotos6

Keita yang melihat itu pun langsung pergi keluar kantin karena kecewa. Moto-chan datang menghiburnya.

“Apa yang kau lakukan? AKu hanya memperkuat cinta diantara mereka. Kau.. Ingin menyelamatkan Kotoko, kan? Akan ada banyak pasien yang perlu kau selamatkan. Jangan hanya fokus kepada satu.” ucap Moto-chan dan pergi meninggalkannya sendiri.

JoinedPhotos11

Sepulangnya Naoki dan Kotoko kerumah, ibu mengetahui bahwa akhirnya mereka berbaikan dan sangat terharu.

“Maaf sudah membuat ibu khawatir” ucap Kotoko kepada ibu.

“Oh, Aku sangat bersyukur” jawab ibu sambil menangis.

JoinedPhotos12

Dan Kotoko yang terbawa suasana terharu pun makin menempel pada Naoki. Sampai-sampai membuat Naoki kesal.

“Berhenti begelantungan padaku.” ucap Naoki kesal.

NB: Lah iya Kotoko kan berat. Bisa roboh itu Naoki kalu digantungin terus. Cinta sih cinta ya. Hahaha

Kotoko pun menceritakan bagaimana Naoki mengatakan cinta padanya didepan semua orang.

“Kakak melakukannya?!” tanya Yuki yang heran dan tidak percaya kakaknya melakukan hal itu.

JoinedPhotos121

Kotoko pun mereka ulang kejadian di kantin dengan cukup lebay, Hahaha. Sehingga membuat Naoki malu sampai kesal dan masuk ke kamar.

“Sekarang kalian berbaikan, kalian sudah menjadi suami-istri yang sebenarnya! Terima kasih, Kotoko. Naoki sudah banyak dewasa sejak dia bersama denganmu. Dia merasakan bagaimana perasaan orang lain. Kurasa cintamu mencairkan hatinya yang dingin dan beku. Jangan pernah menyerah terhadapnya.” ucap ibu.

“Tentu saja ..” jawab Kotoko kepada Ibu sambil tersenyum.

JoinedPhotos1q

Keesokan harinya, Kotoko melanjutkan pelajarannya sebagai suster. Dan belum ada kemajuan karena Kotoko masih belum bisa melakukan apapun.

“Katakan sesuatu, Keita” ucap Moto-chan.

“Dia akan berteriak padaku ..” khawatir Kotoko dalam hati.

“Berhati-hatilah untuk selanjutnya.” ucap Keita kepada Kotoko.

Kotoko dan Moto-chan kaget dengan sikap Keita yang seperti itu.

“Aku belum berbicara dengan Keita sejak berbaikan dengan Naoki. Aku berusahan untuk tidak canggung. Mungkinkah kami bisa jadi seperti biasa?” ucap Kotoko dalam hati.

JoinedPhotos123

Suster pengajar pun memanggil Kotoko perihal kegagalannya dalam beberapa tugas.

“Pelatihan di rumah sakit akan dimulai bulan depan. Kalau kau tidak berhasil ini, kau akan mengulang tahun depan.” ucap suster pengajar

“Tidaak!” teriak Kotoko.

JoinedPhotos1a

Keesokan harinya, Kotoko datang ke kampus lebih awal untuk berlatih menyuntik. Keita yang tidak sengaja melihatnya akhirnya membantunya latihan sampai Kotoko berhasil melakukannya.

Tidak hanya latihan menyuntik, Kotoko juga meminta Keita untuk membantunya latihan menggendong pasien. Berkat Keita, akhirnya Kotoko berhasil melakukannya.

JoinedPhotos90

Keita lalu menanyakan kenapa Kotoko ingin menjadi suster.

“Apa kau ingin membantu orang yang sakit?” tanya Keita.

“Aku ingin membantu Irie-kun karena dia akan menjadi dokter.” jawab Kotoko

“Itu saja?” tanya Keita

“Aku ceroboh dan tidak baik dalam melakukan apapun. Aku jadi beban untuk kalian. Tapi jika aku dapat menolong seseorang, seperti memberi dukungan moral pada pasien yang merasa ketakutan. Tapi Naoki selalu jadi nomer satu.” ucap Kotoko.

“Kau luar biasa. Kurasa kau bahagia dengannya.” ucap Keita lalu pergi meninggalkan Kotoko.

“Terima kasih, Keita” ucap Kotoko.

JoinedPhotos09

Keita lalu bertemu dengan Naoki. Naoki pun  bertanya apa yang dilakukannya pagi-pagi begini.

“Aku menjadi model pasien untuk latihan menyuntik istrimu.” jawab Keita.

“Baiklah, terimakasih atas bantuanmu.” ucap Naoki.

“Aku memutuskan untuk tidak merayu Kotoko lagi. Tidak peduli betapa buruknya kau sebagai suami. “Selama Kotoko bahagia, aku akan menutup mulutku.” balas Keita.

JoinedPhotos12 copy

“Jadi kau menerima kenyataan bahwa kau tidak dapat bersaing dengan perasaan kuatnya untukku. “Sayang sekali kau baru tau sekarang.“ ujar Naoki.

“Apa ini caranya kau memperlakukan orang yang sedang mengalah?” ucap Keita kesal.

“Jaga dia baik-baik.” lanjut Keita lalu pergi.

Naoki yang mendengarnya hanya bisa tersenyum.

JoinedPhotos22

Kotoko dan teman-temannya membicarakan tentang upacara penyematan pengesahan sebagai perawat. Moto-chan sangat bersemangat dengan upacara ini.

Mereka juga membicarakan tradisi bahwa akan ada mahasiswa kedokteran yang akan menghadiahkan bunga kepada perawat yang disukainya. Seperti biasa, mengdengar hal itu membuat Kotoko membayangkan kalau Naoki juga akan melakukakn itu untuknya.

JoinedPhotos12a

“Tidak ada gunanya. Dia sedang di alam mimpi.” ucap Moto-chan yang berusaha menyadarkannya.

Lalu Naoki dan Funatsu yang menuju ke kantin diajak Kotoko untuk bergabung bersama mereka. Namun Funatsu tetiba merasa gugup ketika melihat Marina sehingga ia bergegas pergi.

JoinedPhotos908

“Irie-kun! Kenapa Funatsu?” tanya Kotoko.

“Dia tidak enak badan.” jawab Naoki.

“Dia bohong.” ucap Marina

“Kau peringkat 1 lagi kan?” tanya Marina kepada Naoki.

JoinedPhotos879

“Kau bilang kau merusak ujiannya, tapi kau tetap ..” ucap Moto-chan

“Suamiku luar biasa” ucap Kotoko.

Kotoko lalu mulai mendekati dan menempel pada Naoki dan menceritakan tradisi memberi bunga pada para suster setelah upacara penyematan. Seperti biasa, Kotoko merayu Naoki untuk melakukan itu untuknya.

“Aku tidak bisa. Aku ada konferensi di Nagoya dengan profesorku.” ucap Naoki pada Kotoko yang membuat Kotoko kecewa.

“Lagipula aku tidak tertarik ikut di tradisi memalukan seperti itu. Sampai jumpa.” ucap Naoki lalu pergi meninggallkan Kotoko.

Moto-chan dan Marina tertawa melihatnya.

JoinedPhotos789

“Irie juga sangat populer tahun kemarin. Banyak suster yang sudah memintanya, tapi dia menolak mereka semua. Jadi ..” ucap Tomoko yang bermaksud menghibur Kotoko.

“Kotoko kan istrinya. Dan tetap menolakmu.” ucap Moto-chan sambil tertawa.

Kotoko sangat kesal. Dan menendangn kaleng bekas didepannya. Dan tidak sengaja itu mengenai Funatsu yang sedang duduk. Tapi dia tidak bereaksi dan membuat Kotoko bingung.

Akhirnya mereka berjalan bersama dan Funatsu menceritakan tentang rasa malu nya bertemu Marina. Kotoko lalu menceritakan perjuangan memalukannya dalam mendapatkan Naoki untuk menyemangati Funatsu.

Dan ditengah perjalanan mereka, “Aku harus kerja.” ucap Funatsu lalu masuk ke sebuah restoran.

Kotoko kaget dan baru tau ternyata Funatsu bekerja paruh waktu di sebuah restoran.

JoinedPhotos900

Untuk persiapan upacara penyematan, suster kepala memilih beberapa suster yang akan menerima nya secar simbolis. Marina dan Kotoko juga termasuk didalamnya. Namun, Moto-chan yang sangat mengharap untuk menerima topi suster secara simbolis tidak diperbolehkan oleh suster kepala, karena Moto-chan adalah laki-laki.

Hal itu membuat Moto-chan sedih dan menangis.

123

Marina dan Kotoko pun menemani Moto-chan yang ingin minum untuk melepas stesnya karena tidak bisa menerima topi suster di upacara penyematan seperti apa yang telah diimpikannya.

Ternyata mereka melewati restoran tempat Funatsu bekerja. Kotoko lalu menyarankan untuk mereka datang ke restoran itu saja. Kotoko bermaksud untuk mempertemukan Marina dan Funatsu.

JoinedPhotos12w

Mereka pun bertemu dengan Funatsu yang bertugas untuk mencatat pesanan mereka.

“Kau bekerja paruh waktu disini?” tanya Moto-chan.

“Ya ..” jawab Funatsu sambil melirik ke Kotoko.

“Apapun itu. Aku minta bir untuk 3 orang dan babi panggang untuk 5 orang!” pesan Moto-chan.

Ditengah perbincangan mereka, Marina mendapat telpon dan pergi untuk menerima telponnya.

JoinedPhotos98

Mendengar cerita sedih Moto-chan yang tidak bisa ikut menerima topi suster di upacara penyematan, tiba-tiba Kotoko mendapat ide untuk Moto-chan.

Dan tiba-tiba mereka mendengar bahwa ada lelaki yang merayu Marina.

“Hentikan  mereka, Moto-chan. Kau kan laki-kali.” ucap Kotoko

Tiba-tiba Funatsu dan bertengkar dengan lelaki yang merayu Marina untuk menolong Marina.

Namun, sebelum berkelahi Funatsu malah menabrak tiang yang ada didepannya dan jatuh pingsan.

JoinedPhotos765

Marina lalu membantu untuk mengompres dahi Funatsu.

“Aku mungkin mau sekali berkencan dengannya.” ucap Marina

“Benarkah?” ucap Kotoko dan Moto-chan yang keget.

Funatsu yang mendengarnya pun terbangun.

“Kau bangun?” tanya Marina

“Apa kau serius, Marina?” tanya Funatsu kepada Marina

“Hanya sekali. Karena telah menyelamatkanku.” ucap Marina.

Funatsu pun terharu mendengarnya.

“Mungkin mereka akan menjadi pasangan serasi.” bisik Kotoko pada Moto-chan sambil tersenyum.

JoinedPhotosbh

Satu minggu kemudian, upacara penyematan untuk perawat pun dilaksanakan. Kotoko dan teman-temannya pun menerima topi suster secara simbolis oleh suster kepala.

JoinedPhotos675

Namum ketika giliran Moto-chan, ia tidak nampak dan tiba-tiba muncul mengenakan seragam suster wanita. Semua kaget, termasuk suster kepala.

Ternyata ini rencana Kotoko. Ia lalu memohon kepada suster kepala untuk menyematkan topi suster kepada Moto-chan karena itu adalah impiannya selama ini. Awalnya suster kepala masih menolaknya, namun Kotoko dan Moto-chan mendapat dukungan dari teman-teman perawatnya yang lain yang juga memohon kepada suster kepala. Sehingga suster kepala pun mengabulkannya.

JoinedPhotosgv

“Selamat, Moto-chan!” ucap Kotoko.

“Terima kasih, Kotoko. Kau berhasil.” ucap Moto-chan dan memeluk Kotoko.

Moto-chan menangis terharu setelah disematkan topi suster.

Acara upacara penyematan pun selesai. Hampir semua suster mendapat bunga dari mahasiswa kedokteran. Termasuk Tomoko dan Marina tentunya.

JoinedPhotosjui

Kotoko yang melihatnya menjadi sedikit kecewa karena tidak ada Naoki disisinya.

Tetiba, ada bunga dihadapannya. Ternyata itu dari Keita dan Moto-chan yang tidak mau ia bersedih karena tidak mendapatkan bunga.

“Kau akan menjadi satu-satunya di grup kita yang tidak menerima bunga.” ucap Keita.

“Aku rasa Irie ingin datang, Mungkin ..” lanjut Keita.

“Terima kasih, Keita. Moto-chan.” ucap Kotoko tersenyum.

JoinedPhotospop

Malam menunjukkan pukul 8 malam, dan Kotoko masih berada di aula upacara penyematan.

“Lagipula Irie-kun tidak pulang kerumah malam ini. Aku akan duduk disini saja sebentar lagi..” ucap Kotoko dalam hati.

JoinedPhotosbc

Lalu tetiba ada suara pintu yang terbuka. Kotoko kaget dan bersembunyi mengira bahwa itu adalah suara hantu.

“Bodoh. Apa yang kau lakukan disini?” ucap Naoki yang kemudian berjalan menghampirinya.

“Bagaimana dengan tugasmu di Nagoya? tanya Kotoko.

“Aku menggunakan shinkansen untuk pulang.” jawab Naoki

“Kau pulang, untukku?” tanya Kotoko.

“Walapun aku tidak tepat waktu. Toko bunga juga sudah tutup.” ujar Naoki dan mengambilkan topi suster Kotoko yang terjatuh dan membersihkannya.

JoinedPhotosnj

“Aku tidak butuh bunga. Kau datang ..”ucap Kotoko.

Naoki lalu memasangkan topi suster di kepala Kotoko dan meminta Kotoko untuk mengucapkan lagi sumpahnya sebagai suster pada saat di upacara penyematan.

Kotoko lalu mengucapkan lagi kata demi kata bagian dari sumpahnya sebagai suster pada upacara penyematan.

JoinedPhotos980

“Lagi..” ucap Naoki yang meminta Kotoko mengatakannya lagi sambil memeluknya.

“Aku akan berusaha keras untuk membantu para dokter dan mengabdikan diriku pada keselamatan mereka yang berada dalam perawatanku..” ucap Kotoko sambil menangis terharu di pelukan Naoki.

Naoki lalu memandang istrinya, dan mencium Kotoko dengan sepenuh hati.

JoinedPhotos786

“Apapun kesulitan yang akan kuhadapi nantinya, Aku tidak akan melupakan hari ini”, ucap Kotoko dalam hati.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s