vlcsnap-2015-07-05-01h52m41s151

Sinopsis Itazura Na Kiss 2 Episode 5 (With Cut Scenes)

Episode 5

Extreme! Mates in White Coat

JoinedPhotos1

Kotoko memulai hari kuliah pertamanya sejak perpindahannya ke fakultas keperawatan. Kotoko berkenalan dengan teman barunya, Tomoko. Karena terlalu senang, selama kelas berlangsung, Kotoko membayangkan akan menjadi suster yang akan mendampingi Naoki yang bertugas sebagai dokter. Lamunannya tersebut membuatnya ditegur oleh dosen.

JoinedPhotos12

Dalam pembagian tugas kelompok, Kotoko mendapat kelompok 2 yang bersama dengan Tomoko.

“Ini anggota baru kita. Dia Irie Kotoko.” ucap Tomoko yang memperkenalkan Kotoko kepada Moto, Keita, dan Marina.

“Aku Irie Kotoko. Aku pindah ke sekolah keperawatan untuk mengejar mimpiku. Senang bertemu kalian.” ucap Kotoko.

Marina pun memperkenalkan dirinya pada Kotoko, dan menceritakan bahwa mimpinya masuk ke jurusan itu adalah untuk dapat menikah dengan dokter dan memperbaiki keturunan.

“Orang sepertimu adalah aib untuk dunia medis” ucap Keita yang kesal pada Marina.

Tomoko berusaha melerai mereka dan menjelaskan kepada Kotok bahwa mereka memang sering begini. Keita sangat bersemangat untuk menjadi perawat.

Lalu tiba-tiba, “Hei, kau tidak ada hubungannya dengan Irie yang lain kan?” tanya Moto-chan pada Kotoko.

JoinedPhotos123

Kotoko mendengar suara Moto-chan, “Apa kau laki-laki?” tanya Kotoko bingung.

“Kasar sekali. Dalam hatiku aku adalah seorang  wanita. Aku Motoki Kikyo. Panggil saja Moto-chan” jelasnya.

“Kau tidak ada hubungannya dengan Irie-san dari fakultas kedokteran kan?” tanya Moto-chan.

Kotoko lalu bertingkah seolah ia tidak mengenali Naoki. Moto-chan menceritakan bahwa Naoki adalah lelaki idamannya, termasuk juga Marina. Moto-chan bahkan membentuk Irie Naoki Fans Club, dan Marina juga termasuk kedalam anggotanya.

Mendengar cerita teman-temannya itu, membuat Kotoko kaget dan agak takut untuk menceritakan yang sebenarnya kepada mereka.

“Ayo kita lihat dia” ajak Moto-chan pada Kotoko untuk melihat Naoki

Mereka pun menuju laboratorium tempat Naoki sedang melakukan penelitian.

JoinedPhotos121

Ditengah semua itu, Naoki tidak sengaja melihat Kotoko. Dan Kotoko memberi sinyal untuk tidak usah menghiraukannya.

“Apa yang kau lakukan Kotoko?” tanya Moto-chan.

“Ada lalar yang terbang” ucap Kotoko sambil mengibaskan tangannya.

Tiba-tiba Funatsu datang dan menegur Kotoko, “Apa yang kau lakukan? Haruskah aku panggil dia untukmu?” tanya Funatsu.

Kotoko langsung menutup mulut Funatsu dan mengalihkan pembiacaraan.

Moto-chan lalu menarik Kotoko dan menanyakan bagaimana ia bisa kenal dengan Funatsu.

“Dia hanya kenalan” jawab Kotoko gugup.

Mereka pun pergi meninggalkan laboratorium penelitian.

JoinedPhotos1212

“Kotoko kenal dengan Funatsu, itu berarti ada kesempatan kita mendapatkan Irie-san!” ucap Marina-chan bersemangat.

“Kalau kami menggunakanmu untuk mengundang Funatsu, Irie-san mungkin akan datang juga!” ujar Moto-chan.

“Mulai hari ini, kau adalah anggota Irie Naoki Fans Club” ucap Moto-chan kepada Kotoko

“Anggota ke-1071.” lanjutnya.

“Anggotanya sangat banyak?” ucap Kotoko kaget

“Selamat!” ucap Tomoko.

“Tidak ada kecurangan dan rahasia” bisik Marina padanya.

Hal itu membuat Kotoko tercengang dan menjadi gugup.

JoinedPhotosas

Sepulangnya ke rumah, Kotoko menghampiri Yuki dan Naoki yang sedang ada di ruang keluarga.

“Bagaimana hari pertama mu di fakultas keperawatan?” tanya Naoki pada Kotoko yang terlihat aneh.

“Aku member ke-1071 dari klub” ujar Kotoko sambil terus memandangi Naoki

“Klub apa?” tanya Naoki

“Bukan apa-apa.” jawab Kotoko yang terus menatap Naoki

JoinedPhotoscs

“Aku benar-benar menikah dengan superstar” lanjut Kotoko

“Aku sudah bilang padamu dari dulu. Kau dan kakak hanya tidak serasi.“ ucap Yuki.

“Aku mengerti” jawab Kotoko pasrah

“Kau membuatku takut. Kau sangat sopan begini.” ujar Yuki pada Kotoko.

Kotoko lalu berdiri dan berbicara tegas pada Naoki,

“Kau tidak akan melihatku di fakultas kedokteran sementara waktu.” ucap Kotoko pada Naoki

“Kurasa itu lebih baik untuk kakak.” jawab Yuki

“Baiklah kalau begitu. Aku harus bangun pagi, jadi selamat malam.” ujar Kotok dengan tubuhnya yang lemas.

Dan Naoki sebenarnya bingung dengan apa yang terjadi pada Kotoko.

JoinedPhotosxc

Di ruang pelatihan perawat, Kotoko membuat kecerobahan dengan salah meletakkan stetoskop pada Keita. Yang membuatnya dimarahi teman-temannya.

JoinedPhotosass

“Kau tidak serius..” ujar Keita pada Kotoko

“Aku serius. Aku ingin membantu Irie-kun!” ucap Kotoko

Mendengar itu, teman-temannya bingung dan Moto-chan pun bertanya, “Kenapa kau mendukung Irie-san?”.

Kotoko bingung dan gugup menjawab pertanyaannya itu.

JoinedPhotosaq

“Aku adalah istri Irie-kun!” teriak Kotoko sehingga seisi kelas dapat mendengarnya. Semua orang pun menertawainya dan menganggap di hanya berkhayal dan bercanda.

“Jangan tertawa” ucap Kotoko yang kesal.

JoinedPhotosss

“Oke, oke. Semua orang bebas berbicara. Kalau begitu, aku istri Irie-san juga.” ucap Moto-chan sambil terus tertawa.

Kemudian tiba-tiba, “Permisi. Kotoko!” panggil Naoki kepada Kotoko yang tiba-tiba masuk ke ruang pelatihan perawatan Kotoko.

JoinedPhotoscc

Semua orang kaget.

“Kau lupa ini. Ibu menyuruhku memberikan ini padamu.” ucap Naoki lalu memberikan dompet Kotoko.

Kotoko sangat kaget dan tidak bicara apa-apa.

“Sampai jumpa.” lanjut Naoki lalu pergi meninggalkan ruang pelatihan.

Setelah Naoki pergi, semua mata tertuju pada Kotoko.

“Ko-to-ko..” ucap Moto-chan.

“Aku sudah bilang itu benar.” ujar Kotoko yang sudah pasrah akan dimarahi oleh teman-temannya.

JoinedPhotosdd

“Kau tidak perlu minta maaf. Kami tidak marah. Kalau kau istrinya, kami masih ada harapan.” ujar Moto-chan.

Kotoko kaget mendengar itu.

“Aku pikir dia tidak tidak dapat didekati. Tapi ini berarti kami ada kesempatan!” lanjut Marina.

Kotoko pun hanya bisa kesal pada teman-temannya itu.

Pelatihan keperawatan pun berlanjut. Pada latihan menggendong pasien, hanya Kotoko yang tidak berhasil melakukannya.

Tibalah saatnya latihan menyuntik. Kotoko menjadi gugup dengan latihan ini, karena sebenarnya ia takut darah.

Kotoko mencoba menyuntik berkali-kali tapi selalu gagal, tidak seperti teman-teman lainnya yang berhasil di percobaan pertama mereka.

JoinedPhotoshjk

Hari semakin sore dan Kotoko masih belum berhasil melakukannya. Keita yang menjadi model pasiennya mulai kesal dan memarahinya.

Tiba-tiba Naoki dan Funatsu datang menghampiri ruang latihan Kotoko dan mengetahui yang terjadi.

“Kotoko, kalau kau tidak bisa mengatasi ini, aku harap kita tidak usah bekerja bersama.” ucap Naoki

“Aku ragu bahkan dia lulus ujian masuk.” lanjut Funatsu.

“Lakukan sesuatu. Kalau seperti ini terus, dia tidak akan pernah menjadi perawat.” ujar Keita pada Naoki.

“Tidak pernah?” balas Naoki

“Kau jenius, kan? Lakukanlah sesuatu.” tegas Keita kepada Naoki

“Aku tidak menjadi dokter untuk kepentingannya. Kalau dia tidak bisa melakukannya, biarkan saja. Kenapa bukan kau yang melakukan sesuatu?” ucap Naoki lalu pergi meninggalkan ruangan.

Mendengar itu, Keita menjadi sangat kesal pada Naoki.

JoinedPhotosaas

“Apa masalahnya? Apa kau tidak merasakan sesuatu dari ini?!” ucap Keita pada Kotoko

“Lagipula kenapa kau menikah dengannya? Karena penampilan? Status?” lanjut Keita.

“Tidak apa-apa. Karena itu benar. Dia selalu seperti itu. Aku sudah terbiasa. Irie-kun tidak memanjakanku.” jawab Kotoko pada Keita.

“Itu bukan maksudku. Pasangan menikah harus menyemangati satu sama lain. Dan saling mendukung…” jelas Keita

“Ku rasa Keita terlalu mengidealkan pernikahan.” ucap Moto-chan pada Kotoko.

“Lagipula aku lega. Irie-san sepertinya tidak terlalu mencintaimu.” lanjut Moto-chan

“Tidak! Dia mencintaiku!” ucap Kotoko yang kesal pada Moto-chan.

JoinedPhotosxx

Malam harinya di rumah, Kotoko membantu ibu menyiapkan makan malam. Ia kepikiran mengenai teman-temannya yang memintanya mengatur pertemuan dengan mahasiswa kedokteran.

“Ada apa Kotoko? Apa kau menangis?” tanya ibu pada Kotoko yang sedang memotong bawang.

“Menjadi perawat tidak mudah. Aku terharu kau melakukan seautu menantang yang belum pernah kau lakukan demi kakak.” ucap Ibu.

“Aku akan ceritakan hal menarik untuk menghiburmu. Ayah punya lahan di Hokkaido, ada desa yang tidak ada dokternya. Bekerja di rumah sakit besar memang bagus, tapi bukannya akan lebih menyenangkan untuk menjalankan klinik kecil bersama?” lanjut Ibu yang membayangkan hal romantis antara Kotoko dan Naoki.

“Cukup.” ujar Naoki yang sudah lama melihat mereka berkhayal.

“Aku tidak tau kakak sudah pulang” ucap Ibu.

JoinedPhotos

“Aku rasa kalian tidak sadar, karena terlalu mendalami khayalan. Siapa yang akan menjalankan klinik dengan suster yang bahkan tidak bisa menyuntik.” ucap Naoki.

“Kotoko melakukan yang terbaik dalam melakukan tugas rumah tangga dan tugas kuliahnya.” tegas Ibu pada Naoki.

Naoki lalu memberitahu kalau ia tidak akan makan malam dirumah besok.

“Mahasiswa kedokteran akan pergi minum” ucap Naoki

“Kau kan tidak pernah pergi ke perkumpulan seperti itu.” ucap Ibu yang heran.

Kotoko yang penasaran dan merasakan adanya peluang lalu berusaha menggal informasi dari Naoki.

“Kalian ada berapa orang?” ucap Kotoko

“Enam atau tujuh.” jawab Naoki

“Dimana?” tanya Kotoko lagi.

“Shibuya.” jawab Naoki

“Oh Shibuya ..Restoran mana?” lanjut Kotoko bertanya.

“Bagaimana aku tau. Bukan aku yang menyelenggarakannya.” ucap Naoki yang mulai kesal.

Kotoko pun tersenyum menyimpan rencana.

JoinedPhotossd

Keesokan malam harinya, Naoki berkumpul di depan restoran tempat berkumpul dengan teman-temannya. Mereka masih menunggu seorang temannya yang belum datang. Salah seorang dari mereka mulai membicarakan Kotoko.

“Ku dengar istrimu pindah ke fakultas keperawatan.” ucap salah seorang teman Naoki

“Aku mengenalnya sejak SMA. Dia mendekati Naoki dengan konsisten sampai ia mendapatkannya.” jawab seorang temannya yang lain.

“Kotoko punya keberanian. Aku mengakui hal itu” lanjutnya.

JoinedPhotosfd

Naoki yang mendengar mereka tidak mengatakan apa-apa dan hanya tersenyum.

Naoki bangga tuh sama istrinya tercinta-nya. Hihihi

Akhirnya mereka masuk ke restoran, dan ternyata sudah ada sekelompok mahasiswa keperawatan yang juga memesan tempat yang sama dengan mereka.

“Kotoko!” teriak Naoki.

Kotoko lalu keluar dari persembunyiannya dan berkata, “Irie-kun! Kebetulan sekali..” ucap Kotoko

“Kebetulan? Kau merencanakan ini.” jawab Naoki.

“Jadi ini kenapa kau menghubungiku kemarin malam? Aku tau ada yang aneh ketika kau tanya kemana kami pergi” ucap Funatsu.

“Shh” ucap Kotoko pada Funatsu.

“Kalau begitu, ayo kita duduk semuanyaa..” ucap Kotoko untuk mencairkan suasana.

JoinedPhotosnkj

Semua orang mulai menikmati hidangan mereka. Karena hal itu, mahasiswa kedokteran dan keperawatan menjadi berbaur dan bersenang-senag bersama.

Kotoko lalu kesal melihat Naoki yang sepertinya sedang senang.

“Sepertinya dia bersenang-senang. Membiarkan perempuan cantik melayaninya!” ucap Kotoko kesal.

“Sepertinya suami mu lupa dia sudah menikah. Dia sangat populer diantara para perempuan” ucap Keita pada Kotoko.

JoinedPhotosnkn

Kotoko yang kesal tiba-tiba melihat kearah Funatsu yang justru menyendiri. Ia pun mendekatinya. Dan menawarkan untuk mengenalkannya pada beberapa perempuan disana.

Marina pun menyusul Kotoko menghampiri Funatsu, dengan menanyakan tentang hobi dan kebiasaan yang dilakukan Funatsu.

Namun Funatsu menjawab semua pertanyaan Marina dengan mengatakan bahwa yang ia lakukan hanyalah membaca dan membaca buku kedokteran.

JoinedPhotosmkm

Marina yang mendengar itu menjadi illfeel padanya, dan pergi meninggalkannya.

Kotoko yang berusaha membantu Funatsu menanyakan kalau ada perempuan lain yang ia suka, bisa katakan padanya.

“Aku menyukai Marina-san.” ucap Funatsu

“Tapi tadi kau bersikap tidak tertarik!” ucap Kotoko

“Aku selalu seperti itu didepan perempuan yang ku suka. Rasakan  detak jantungku!” jawab Funatsu sambil meletakkan tangan Kotoko di dadanya.

“Apa itu cinta pandangan pertama?” teriak Kotok kaget

“Hei, Kotoko!” ucap Funatsu.

“Bagaimana Marina?” tanya Moto-chan kepada Marina

“Hmm Funatsu akan selalu kalah dibanding dengan Irie-san. Dia selalu nomer 2.” ucap Marina.

Mendengar hal itu, Funatsu merasa emosi dan kesal.

“Sialan! Selalu saja. Irie ini, Irie itu. Irie-san punya istri yang tidak bisa apa-apa! Dengar, Marina-san.  Aku akan mengalahkan Irie dan menjadi nomer 1. Ambil kembali perkataanmu tadi. Apa kau dengar?” ucap Funatsu yang emosi dan teman-temannya berusaha menenangkannya.

JoinedPhotosaaa

Tidak terasa, karena kebanyakan minum, Kotoko mulai mabuk dan tidak sengaja hampir menumpahkan gelas minumannya. Pada saat itu, Keita yang ada disampingnya membantunya untuk membersihkan air yang tumpah.

“Kau menumpahkannya, kau yang keterlaluan!” ucap Keita sambil bercanda pada Kotoko.

Saat itu, Naoki melihat Kotoko yang sangat dekat dengan Keita.

JoinedPhotosko

Tidak lama kemudian, Kotoko tertidur.

“Ko-to-ko!” ucap Moto-chan yang berusaha membangunkannya.

“Haruskah kita panggil Irie-san?” tanya Marina.

“Tidak perlu. Aku yang akan mengantarnya pulang. Aku tidak minum dan aku bawa mobil.” ucap Keita

“Tapi bukankah harusnya kita berikan Kotoko pada suaminya?” lanjut Marina

“Untuk apa? Dia sedang bersenang-senang.” tegas Keita.

JoinedPhotosklk

Lalu tiba-tiba Naoki muncul dan berkata, “Apa Kototo tertidur?” tanya Naoki.

“Irie-san! Iya ..” jawab Moto-chan.

Lalu ia berusaha membangunkan Kotoko dan mengajaknya pulang.

JoinedPhotoshjh

“Dia bilang ‘ayo pulang’.” ucap Moto-chan histeris.

“Tidak perlu. Aku akan mengantarnya pulang.” ucap Keita.

“Kau siapa?” tanya Naoki

“Kamogari Keita dari jurusan keperawatan. Istrimu selalu membuat masalah.” jawab Keita.

“Maaf untuk itu.” ucap Naoki.

“Kenapa kau tidak kembali pada perempuan-perempuan disana? Kau tidak tertarik padanya.” ujar Keita

“Diam. Apakah aku tertarik dengannya atau tidak itu bukan urusanmu. Menjauhlah” balas Naoki.

“Apa..?” ucap Keita

Dan tiba-tiba Kotoko terbangun dari tidurnya.

JoinedPhotoshjha

“Suntik! Siapa yang peduli dengan menyuntik? Aku akan berhasil ..” ucap Kotoko yang mengigau

“Apa kau sudah bangun?” tanya Naoki

“Irie-kun!” ucap Kotoko

“Ayo pulang, Kotoko” ucap Naoki

“Iya!” jawab Kotok yang mengulurkan tangannya untuk minta di gendong.

“Kau seperti anak kecil.” ucap Naoki lalu menggendong Kotoko.

“Kamogari, jangan bicara tentang Kotoko seakan-akan dia milikmu.” tegas Naoki pada Keita lalu pergi.

“Kau kenapa Keita? Sangat mengkonfrontasi” ucap Moto-chan.

JoinedPhotosklkl

Naoki menggendong Kotoko di perjalanan pulang.

“Irie-kun.” ucap Kotoko

“Apa?” jawab Naoki

“Irie-kun!” ucap Kotoko yang hanya mengigau.

“Astaga. Dia bicara dalam tidur.” ucap Naoki.

“Suntik!” ucap Kotoko

“Bermimpi tentang menyuntik?” tanya Naoki

Lalu Kotoko tiba-tiba mencium pipi Naoki. Naoki pun tersenyum.

Naoki tiba-tiba berfikir tentang Keita..

JoinedPhotosjkjk

Hari ujian menyuntik pun tiba. Kotoko sangat gugup karena masih takut dengan darah. Ia pun sampai tidak nafsu sarapan.

“Kotoko-chan, setidaknya minum ini.” ucap ayah yang menawarkan jus sayur-sayuran yang berwarna merah.

Melihat itu, Kotoko langsung membayangkan darah dan membuatnya pusing

“Tidak. Terima kasih.. Aku pergi..” ucap Kotoko dan pergi menghindar.

JoinedPhotosop

Saat pembagian model pasien, Keita yang terpilih menjadi model untuk ujian menyuntik Kotoko.

Karena panik, Kotoko tidak sengaja menggoreskan tangannya dengan jarum suntik. Keita yang mengkhawatirkan Kotoko langsung menggendongnya untuk membawa Kotoko ke klinik kampus.

JoinedPhotosnn

Naoki pun melihat Keita yang sedang membawa Kotoko. Dijalan, Jinko dan Satomi juga melihatnya.

“Bukannya itu Kotoko?” ucap Satomi

“Apa yang terjadi? Siapa dia?” ucap Jinko yang penasaran.

JoinedPhotosbb

Sesampainya Keita di klinik kampus, ternyata sedang tidak ada dokter jaga. Ia pun menaruh Kotoko di tempat tidur.

“Dia terlihat sangat damai. Membuat ku mau pingsan. Kau selalu tertidur di dekatku.” ucap Keita

Lalu Keita mendekat kepada Kotoko.

Dan tiba-tiba, “Apa yang sedang kau lakukan? Kau, lagi?” ucap Naoki

JoinedPhotoscc copy

“Aku tidak melakukan apa-apa. Apa kau bercanda? Dengan nya..” jawab Keita

“Tidak terlihat seperti itu untukku. Jadi dia pingsan dan kan membawanya kesini. Terima kasih sudah melakukan itu. Untuknya. Tapi aku disini sekarang. Kau bisa kembali.” jelas Naoki pada Keita.

JoinedPhotosnnm

“Lagian aku juga sudah mau pergi.” ucap Keita.

“Kamogari, aku tau kau mengetahui bahwa dia dan aku sudah menikah. Jangan coba lakukan apapun pada Kotoko.” lanjut Naoki.

Keita merasa emosi mendengar perkataan Naoki.

“Baiklah. Aku baru sadar. Aku menjaga Kotok lebih baik darimu. Aku mencintaimu lebih darimu.” tegas Keita.

“Hmm. Benar begitu?” ucap Naoki sambil memandangi Keita.

vlcsnap-2015-07-04-22h53m20s93

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s