Untitledm

Sinopsis Itazura Na Kiss 2 Episode 3 (With Cut Scenes)

EPISODE 3

Hello Baby!

“Sekarang, kau adalah istriku.” ucap Kotoko yang senang mengingat kejadian 9 bulan yang lalu ketika mereka mendaftarkan pernikahan mereka.

“Kau luar biasa. Ini sudah lebih dari 6 bulan. Bagaimana bisa kau terus mengulangnya setiap hari.” ucap Naoki.

“Tapi itu kalimat yang indah!” ucap Kotoko

JoinedPhotos1

“Ini sudah September. Kau harus lulus.” ucap Naoki

“Aku tau aku gagal 4 SKS. Tapi.. Irie-kun bagaimana dengan desertasi mu?” tanya Kotoko

“Aku hampir selesai.” jawab Naoki

“Aku sangat hebat, kau tau. Kau baru pindah ke jurusan kedokteran di April, dan sekarang kau sudah menjadi unggulan di kelas. Kurasa, menjadi dokter adalah hal yang mudah bagimu.” ucap Kotoko

“Aku tidak yakin. Banyak pekerjaan menanti. Dan tujuannya bukan hanya menjadi dokter. Itulah dokter yang aku inginkan.” jawab Naoki

“Lagipula untukku, menjadi dokter mungkin lebih mudah daripada berurusan dengan mu dan Ibu.” lanjut Naoki

“Apa aku seburuk itu?” tanya Kotoko

Naoki yang mendengar pertanyaan Kotoko itu hanya tersenyum.

“Sampai Jumpa”. ucap Naoki lalu pergi

“Irie-kun! Semoga berhasil untuk paper-mu!” teriak Kotoko yang menyemangati Naoki. Naoki pun membalasnya dengan melambaikan tangannya untuk Kotoko

JoinedPhotos11

Lalu Jinko dan Satomi datang menghampiri Kotoko.

“Aku lihat pernikahanmu masih kuat.” ucap Jinko

Jinko dan Satomi lalu bercerita tentang mereka yang sudah mulai sibuk dengan pekerjaannya

“Kalian berdua sangat sibuk dengan pekerjaan kalian. Kurasa kita tidak akan bisa sering bertemu.” keluh Kotoko.

“Kamu dapat tawaran pekerjaa, tapi masih percobaan.” keluh Jinko

“Tapi tidak denganmu, Kotoko. Suami mu akan menjadi dokter dengan pekerjeaan seumur hidup! Sangat beruntung!” ucap Satomi.

“Ya..” ucap Kotoko yang hanya tersenyum kecil.

JoinedPhotos111

Kotoko pun datang ke kantin untuk curhat dengan Kin-chan.

“Kau kenapa? Apa Irie membuatmu sedih?” tanya Kin-chan yang melihat Kotoko sedang murung,

“Aku hanya berfikir tentang masa depan dan ingin tau apa yang aku bisa lakukan.” ucap Kotoko.

“Jangan menyerah!. Ini bukan yang terbaik dariku tapi kau ada Irie yang menikahimu! Aku memberimu banyak poin lebih untuk itu.” ucap Kin-chan.

“Kotoko, Aku akan mendukung apapun yang kau lakukan. Jadilah dirimu!” lanjut Kin-chan yang menyemangati Kotoko.

JoinedPhotos112

Seusainya dari kampus, Kotoko pergi berjalan menuju ke kelas. Tiba-tiba seorang wanita asing datang kepadanya untuk menanyakan letak jurusan literatur.

Dengan bahasa Inggrisnya yang canggung, Kotoko akhirnya mengetahui kalau wanita itu menuju tempat yang sama dengannya. Mereka pun berkenalan.

“Aku Chris. Aku datang ke Universitas Tonan untuk belajar selama 6 bulan.” jelasnya pada Kotoko

“Namaku Irie Kotoko. Umurku 21 tahun.” ucap Kotoko

“Aku cinta Jepang. Aku ingin menemukan pacar ideal ku disini. Standarku sangat tinggi. Wajah, tubuh.. Aku sangat pemilih tentang apa yang ku mau! jelas Chris

JoinedPhotos1121

Mereka pun mulai menjadi akrab. Kotoko lalu mengundang Chris untuk makan malam di restoran ayahnya. Kotoko pun berencana untuk mengenalkan Chris pada Naoki.

“Oh Kotoko. kau sudah menikah!” teriak Chris yang membuat seisi kelas melihat kearah mereka dan menjadi tau tentang pernikahan Kotoko

“Shh..” ucap Kotoko

vlcsnap-2015-07-07-00h36m36s103

Kotoko lalu mengajak Chris untuk mengunjungi suaminya dan sekalian mengajaknya untuk makan malam nanti.

“Jadi suami mu dokter..” ucap Chris

Kotoko lalu bertemu dengan Funatsu, teman Naoki.

“Apa kau tau Irie, senior disini?” tanya Kotoko

“Irie Naoki? Dan kau adalah..” ucap Funatsu

“Temannya ..atau haruskah aku bilang aku istrinya!” jawab Kotoko senang

“Kau??” tanya Funatsu yang heran

“Aku penasaran gadis seperti apa yang bisa mengambil hari Irie. Kau tidak seperti yang ku bayangkan.” lanjut Funatsu

Ia lalu melihat Chris dan memperkenalkan dirinya dan mulai mengajak Chris mengobrol. Namun Chris memotong obrolan mereka.

“Kau bukan tipe ku. Standar ku tinggi. Kau bahkan masih jauh!” ucap Chris

“Seburuk itu? Wow standarmu tinggi” ucap Kotoko

JoinedPhotos12

Kemudian Naoki datang dan menghampiri mereka.

“Apa yang kau lakukan disini, Kotoko?” tanya Naoki

Kotoko lalu memperkenalkan Naoki pada Chris. Ia pun memberi tau Naoki untuk mengajaknya ke restoran ayahnya malam ini. Kotoko melihat Chris yang memandang Naoki dengan berbeda. Kotoko mulai punya firasat buruk tentang hal itu.

“Ahh. Tidak mudah menikah dengan lelaki luar biasa.” keluh Kotoko

JoinedPhotos13

Matsumoto lalu datang menghampiri Kotoko yang sebelumnya melihat Kotoko bertengkar dengan Funatsu. Ia lalu menceritakan kepada Kotoko bahwa Funatsu selalu berada peringkat ke-2, dibawah Naoki.

“Funatsu bahkan mengikuti Naoki masuk ke Universitas Tonan dan bahkan pindah ke jurusan kedokteran. Tapi di tetap menjadi peringkat ke-2 dibawah Naoki. Dia benar-benar kompetitif.” jelas Matsumoto.

“Apa kau tau tentang satu-satunya mahasiswa yang akan dipilih mempresentasikan makalahnya pada konferensi ilmiah?” tanya Matsumoto pada Kotoko.

Namun Kotok hanya terlihat tidak mengetahui hal itu.

“Kurasa obrolan ini diluar kemampuan kepala mu.” lanjut Matsumoto kemudian pergi meninggalkan Kotoko yang kesal.

JoinedPhotos14

Malamnya, Kotoko dan Chris makan malam bersama di restoran ayah Kotoko. Kin-chan yang berkerja disana melihat Kotoko.

“Chris sangat mengagumkan. Tapi aku punya firasat buruk tentang hal ini.” fikir Kotoko dalam hati yang mengira bahwa Chris sudah menyukai Naoki.

“Kotoko! Aku merindukanmu!” teriak Kin-chan yang senang melihat Kotoko

“Irie-kun!” ucap Kotoko yang melihat Naoki sudah datang.

“Jadi Naoki disini juga? Cepat dan berpisahlah. Aku mohon padamu.” ucap Kin-chan pada Naoki

“Siapa bule ini? Dia sangat diam. Apa kau bisa bahasa Jepang?” tanya Kin-chan

“Hello. I love Kotoko.” ucap Kin-chan yang memperkenalkan dirinya.

“Kin-chan, Ini Chris. Chris ini Kinnosuke Ikezawa, kau bisa panggil dia Kin-chan. Dia dulunya teman sekelasku, tapi sekarang dia akan menjadi koki yang luar biasa.” jawab Kotoko yang memperkenalkan mereka masing-masing.

JoinedPhotos121

Dan tiba-tiba Chris berkata bahwa ia telah menemukan cinta sejatinya.

“Aku tidak pernah merasa ini sebelumnya. Tapi biarkan aku mengatakannya! Pria yang ku cintaku adalah…” ucap Chris bersemangat

“Tidak! Irie-kun adalah suamiku!” teriak Kotoko yang langsung memeluk Naoki

Tapi Chris malah berjalan ke arah Kin-chan dan menciumnya.

Mereka semua terkejut dengan apa yang mereka lihat, termasuk Kotoko dan Naoki.

Karena hal tersebut, Kin-chan tiba-tiba pingsan. Dengan pingsannya Kin-chan tersebut, maka Naoki yang membantu di restoran ayah untuk mencuci piring.

“Terima kasih sudah membantu kami, Naoki.” ucap ayah

JoinedPhotos133

“Aku harap ini akan sangat membantu.” balas Naoki

Sementara Kin-chan masih belum terbangun dari pingsannya.

“Kasian dia. Ini salahku. Aku tidak percaya dia pingsan karena sebuah ciuman.” sesal Chris

“Dia terlihat sangat imut.” lanjut Chris yang terus melihat Kin-chan yang tertidur.

“Apa kau berfikir begitu, Chris?” tanya Kotoko heran.

“Tentu! Apa ada masalah?” tanya Chris pada Kotoko

“Oh Bukan! Selama itu baik untukmu, aku baik-baik saja.” ucap Kotoko

“Aku tidak bisa mengatakannya padamu karena kau adalah temanku. Kau punya selera yang buruk dalam memilih laki-laki. Kau tidak tau arti dari ketampanan seorang pria.” lanjut Chris

“Hah? Kau yang tidak tau!” ucap Kotoko kaget

“Cinta itu buta. Tapi aku punya penglihatan yang sempurna. Kin-chan yang terbaik” jelas Chris.

“Kin-chan sangat jelek! Naoki 100 kali lebih baik!” ucap Kotoko yang kemudian membuat Kin-chan terbangun dengan kesal.

“Itu karena seleramu yang buruk. Aku akan menikah dengan Kinnosuke.” lanjut Chris.

“Kau yang buta!” ucap Kotoko

Mereka terus beradu pendapat dan bertengkar. Kin-chan yang sudah terbangun awalnya memlih untuk tidur lagi.

“Aku tidak bisa bangun ditengah-tengah semua ini ..” keluh Kin-chan.

JoinedPhotos1311

Sebelum tidur, Naoki membereskan pakaiannya untuk ia menginap beberapa hari di Kobe.

“Aku akan pergi konferensi di Kobe.” ucap Naoki

“Apa itu berarti mekalahmu dipilih untuk dipresentasikan?” tanya Kotoko

“Wow! Bagus sekali! Kau luar biasa, Irie-kun!” ucap Kotoko yang merasa sangat senang.

“Bukan hal yang besar.” ucap Kotoko

“Tapi memang begitu. Kau luar biasa. Kau di level yang berbeda” puji Kotoko

“Ngomong-ngomong soal level, bagaimana dengan Funatsu?” tanya Kotoko

“Oh dia..” Naoki lalu menceritakan bahwa Funatsu benar-benar tidak memerima tas kekalahannya dari Naoki. Dia protes karena Naoki yang terpilih, bukan dirinya.

JoinedPhotos131

“Sayang sekali. Dia akan  menjadi dokter bedah yang hebat.” ucap Naoki

“Apa dia sebagus itu?” tanya Kotoko

“Tidak ada yang bia menggunakan pisau bedah sepertinya. Kalau saja kepribdiannya tidak seperti itu.” lanjut Naoki

“Aku akan sangat kesepian tanpamu selama 3 hari…Hanya kau dan aku lagi.” keluh Kotoko sambil berbicara dengan boneka “Naoki” kesayangannya itu.

Dan tiba-tiba Kotoko merasa mual dan mau muntah.

“Perutku terada aneh sejak makan siang tadi.” keluh Kotoko

“Kau mungkin kebanyakan makan lagi.” ucap Naoki yang menghampirinya

“Kau selalu berfikir buruk.” keluh Kotoko

JoinedPhotos1411

Naoki lalu meminta Kotoko membua mulutnya dan mulai memeriksanya.

“Berbaringlah dan buak sedikit baju mu.” ucap Naoki yang bermaksud melanjutkan untuk memeriksa Kotoko

“Apa kita sedang bermain dokter-dokteran? Terasa seksi ..” ucap Kotoko

“Kita tidak sedang main apapun.” tegas Naoki

“Cepat. Berbaringlah.” lanjut Naoki

“Ya..” jawab Kotoko

JoinedPhotos141

Keesokan harinya Kotoko yang tidak datang ke kampus karena masih tidak enak badan, mendapat kunjungan oleh Jinko dan Satomi.

Jinko dan Satomi lalu masuk ke kamar Kotoko dan kaget melihat kamar Kotoko yang sangat bagus.

“Kamarmu sangat bagus!” ucap Jinko kagum

“Bagaimana keadaanmu?” tanya Satomi.

“Aku masih mual. “ keluh Kotoko

“Aku tidak kaget. Melihat cara mu makan di buffet kemarin..8 potong kue?” jelas Jinko

“Aku tidak ceritakan bagian itu pada Irie-kun.” ucap Kotoko

“Kami bawakan buah. Mau?” ucap Satomi

“Terima kasih! Aku sangat ingin sesuatu yang menyegarkan! Apa ada nanas?” tanya Kotoko

Ibu tidak sengaja mendengar percakapan mereka dan kaget karena mengetahui bahwa Kotoko yang sedang menginginkan nanas.

“Kau mual kan? Dan kau ingin sesuatu yang asam? Kotoko, kau hamil.” ucap Ibu bersemangat

“Apa?!” teriak Kotoko, Jinko dan Satomi yang kaget

“Aku tidak tau. Tapi ..” ucap Kotoko

“Aku sangat menanti hal ini. Anak Kotoko dan kakak. Ini mimpi yang jadi kenyataan.

“Tapi, bu..” ucap Kotoko yang masih tidak yakin

“Aku punya 2 anak. Aku tahu tentang hal ini! Dimana kakak di saat-saat seperti ini?! Aku harus berutahu ayah dan ayahmu! Aku ingin beritahu dunia.” ucap Ibu lalu bergegas pergi.

“Ini terasa tidak nyata. Apakah .. Apa kau disini, anakku?” ucap Kotoko dalam hati.

JoinedPhotos142

Sesuai dengan perkataannya, Ibu langsung memberi tahu ayah dan ayah Kotoko. Mereka sangat menantikan dipanggil dengan sebutan, “kakek”.vlcsnap-2015-07-07-16h09m50s156

Bukan hanya seisi rumah, Ibu Naoki juga memberi tahu seisi kampus.

Teman-teman Kotoko yang berpapasan dengannya di kampus memberi selamat padanya.

“Aku dengar kau hamil. Selamat” ucap Matsumoto

“Siapa yang memberitahu..?” tanya Kotoko bingung

“Kau tidak tau? Ibu Naoki mengatakannya disemua tempat. Sekarang kau punya hak untuk cuti dari kuliah. Semoga beruntung. Kau benar-benar penuh dengan kejutan!” ucap Matsumoto lalu pergi.

JoinedPhotos14111

Kotoko, Jinko, dan Satomi yang sedang makan siang bersama pun membahas tentang hal itu.

“Bahkan profesor pun memberiku selamat. Dikelas!” keluh Kotoko

“Aku bahkan tidak merasa hamil. Aku tidak tau harus berkata apa.” lanjut Kotoko

Dan tiba-tiba Kin-chan datang menghampiri mereka dengan berteriak, “Kotoko!.”

“Kurasa Kin-chan sudah dengar itu juga.” ucap Satomi yang khawatir.

JoinedPhotos1212

“Apa itu benar? Kau hamil anaknya?” tanya Kin-chan

“Kurasa itu benar.” jawab Kotoko gugup

“Brengsek kau Naoki. Kau si otak kotor!” keluh Kin-chan yang frustasi.

Mereka semua lalu berusaha menenangkan Kin-chan.

“Ok, Aku adalah laki-laki. Aku masih tidak bisa memaafkan Irie, tapi itu setengahnya anak Kotoko. Jadi selamat!” ucap Kin-chan.

“Kelas sudah mau mulai. Aku akan menggendongmu ke kelas.” ucap Kin-chan yang dengan heboh menggendong Kotoko untuk mengantarnya ke kelas

vlcsnap-2015-07-07-16h11m33s181

Malamnya, Ibu berbelanja banyak perlengkapan bayi.

“Ibu, ada banyak pink.” ucap Kotoko

“Tentu! Karena aku ingin anak perempuan. Aku berharap padamu, Kotoko!” ucap Ibu

Tidak lama kemudian ayah pulang dengan membawa banyak mainan.

“Ibu juga? Kebetulan sekali!” ucap ayah yang lalu memperlihatkan semua mainan yang dia bawa

“Ayah, ini sepertinya semua mainan anak laki-laki” ucap Ibu

“Ini cucu pertama kita. Harus laki-laki.” ucap ayah

“Ayah bercanda? Itu harus anak perempuan!” ucap Ibu

Mereka terus beradu argumen bahwa Ibu tetap ingin cucu perempuan dan ayah ingin cucu laki-laki.

Sampai ayah Kotoko tiba membawa makanan dari restorannya untuk merayakan kehamilan Kotoko.

“Aku mulai merasa bahwa aku hamil.” ucap Kotoko dalam kesendiriannya bersama boneka Naoki

JoinedPhotos1412

Keesokan paginya, Naoki yang baru pulang kerumah sudah diberi kejutan oleh Ibu yang memberikannya kertas pemberitahuan di pintu depan.

-Untuk kakak, bunyikan bel 2 kali. Ibu.-

Naoki pun membunyiakn bel 2 kali, dan ketika ia membuka pintu semuanya bemberikan selamat padanya. Tentu saja Naoki heran dengan semua itu.

Ibu lalu menyuruh Kotoko untuk mengatakannya pada Naoki.

“Selamat datang, Irie-kun.” ucap Kotoko

”Terima kasih” jawab Naoki

“Umm…” Kotoko gugup

“Kau sudah bilang “um” tiga kali.” ucap Naoki

“Aku rasa aku hamil.” ucap Kotoko

“Apa kau yakin?” jawab Naoki kaget

“Mungkin.” jawab Kotoko gugup

“Apa sudah periksa ke dokter?” tanya Naoki

“Belum. Tapi ibu bilang…” jawab Kotoko

“Ayo..” ucap Naoki yang langsung membawa Kotoko ke Rumah Sakit untuk memeriksakan dirinya.

JoinedPhotos15

Kotoko lalu melakukan tes urin untuk memeriksakan kehamilannya. Ia ditemani olehNaoki untuk menunggu gilirannya dipanggil.

“Apa kau tidak malu di tempat seperti ini?” tanya Kotoko

“Aku akan menjadi dokter. Bau rumah sakit lebih terasa menenangkan.” jawab Naoki

Irie-kun, apa yang pikirkan pertama kali mendengar tentang anak?” tanya Kotoko

Naoki diam dan berfikir. Namun tiba-tiba Kotoko dipanggil suster jaga untuk dipersilakan masuk.

JoinedPhotos211

Selama menunggu Kotoko yang sedang diperiksa di ruang dokter, Naoki hanya diam dan berfikir.

vlcsnap-2015-07-07-16h19m47s3

Tidak lama kemudian Kotoko selesai dari pemeriksaannya.

“Maafkan aku.” ucap Kotoko

“Jadi ternyata kau tidak hamil.” ucap Naoki yang terlihat kecewa

“Maaf. Aku membuat kesalahan yang besar. Dokter bilang itu hanya sakit perut biasa dan menstruasi ku akan segera mulai.” keluh Kotoko

“Kau harunya periksa ke dokter dulu. Aku yakin ibu ku pasti sudah menyebarkannya dengan berlebihan” ucap Naoki

“Tapi aku membuatnya sangat berharap.” ucap Kotoko

“Kalau kau tidak hamil, kau tidak hamil. Apa lagi yang  bisa kau katakan.” lanjut Naoki.

“Aku tidak percaya ini bukan bayi.” ucap Kotoko sedih.

JoinedPhotos1223

Malam harinya, Kotoko duduk sendirian dengan memandang bintang-bintang dilangit.
“Apa yang kau lakukan? Nanti kau demam.” ucap Naoki yang kemudia menghampiri Kotoko yang sedang duduk sendiri.
“Perutku lemah, tapi tubuhku kuat. Tapi aku bodoh.” keluh Kotoko
“Kau benar.” ucap Naoki
“Kau seharusnya tidak setuju.” keluh Kotoko
“Bagaimana aku bisa tidak setuju.” jawab Naoki sambil tertawa.

JoinedPhotos12123

Kotoko lalu menceritakan hal yang ingin dia lakukan kepada Naoki.

“Kau mungkin berfikir ini ide bodoh, tapi apa yang sangat ingin aku lakukan adalah membantu pekerjaanmu. Dengan kata lain, menjadi perawat.” ucap Kotoko

“Setelah melihat dokter dan perawat hari ini. Aku sekarang sangat yakin. Aku kau akan bilang ini adalah pekerjaan yang melibatkan hidup dan mati seseorang.Tapi aku sangat percaya ini. AKu ingin menjadi perawat. Bagaimana pendapatmu?” ucap Kotoko

Naoki diam sebentar lalu berkata, “Aku harap kau menyadari bahwa hidup seseorang akan ada di tanganmu. Ini bukan seperti pekerjaan paruh waktu. Ini keputusan yang besar. Dokter dan perawat harus mau menolong orang lain. Apa kau benar-benar mau melakukan itu?” tanya Naoki pada Kotoko

“Aku ingin membantumu. Jika aku menjadi perawat dan membantu pasien. Aku dapat membantu pekerjaanmu, kan? Jadi aku akan lakukan apapun untuk membantu pasien. “ jelas Kotoko

Mendengar itu Naoki mulai tersenyum dan tertawa.

JoinedPhotos45

“Kau luar biasa. Kalau aku coba menghentikanmu, kau tidak akan dengar. Jadi, cobalah.” ucap Naoki

“Kau harus pindah ke jurusan keperawatan dulu. Kalau kau lulus ujian, kita akan bicarakan nanti.” jelas Naoki

“Jadi aku harus lulus ujian kepindahan ..” keluh Kotoko

“Ok . Aku akan melakukannya!” ucap Kotoko bersemangat dan Naoki memegang kepalanya. Kotoko lalu bersandar di bahu Naoki

JoinedPhotos543

“Di rumah sakit hari ini, kau tanya padaku apa yang aku pikirkan ketika kau memberitahuku kalau kau hamil. Sejujurnya, pikiranku benar-benar blank.’ ucap Naoki

“Tapi di rumah sakit, aku berfikir ketika kau diperiksa oleh dokter. Aku punya perasaan kalau kau tidak hamil. Tapi kalau kau benar-benar hamil.. Disaat itu, aku merasa seperti orang tua” lanjut Naoki

“Lalu bagaimana rasanya menjadi orang tua?” tanya Kotoko

“Aku menyukainya.” jawab Naoki sambil tersenyum pada Kotoko.

“Aku juga.” ucap Kotoko sambil tersenyum. Naoki lalu memeluk Kotoko, dan Kotoko bersandar padanya.

JoinedPhotos453

“Aku semacam menginginkan anak sekarang.” ucap Naoki

“Huh?” jawab Kotoko

Lalu Naoki pun mencium hangat istri tercintanya.

“Aku juga. Untuk waktu yang singkat bahwa anak Irie-kun ada di dalam hatiku, Aku merasa sebagai perempuan paling bahagia di dunia.” pikir Kotoko dalam hati.

JoinedPhotos87

Malam itu, mereka tidur sambil berpelukan.

“Aku harap, aku akan bertemu denganmu lagi, anakku! ..” -Kotoko-

JoinedPhotos76

Kotoko memulai persiapan ujian kepindahan jurusannya dengan belajar. Dia sangat sibuk belajar di perpustakaan.

“Kotoko ayo pulang ..” ajak Naoki yang datang menjemput untuk mengajaknya pulang bersama.

“Aku tidak mengerti ini. Bisakah kau menolongku?” ucap Kotoko

“Kenapa aku? Aku pikir kau akan mengurus masalahmu sendiri.” keluh Naoki

“Sedikit saja ..” minta Kotoko

“Aku juga sibuk.” ucap Naoki

Tapi, seperti biasa Naoki tidak bisa menolak permintaan istri tercintanya itu. Ia akhirnya menemani, membantu, dan mengajari Kotoko selama ia belajar. Hahahaha

“Naoki selalu menolak untuk membantuku belajar. Tapi dia tidak pernah setengah-setengah dalam melakukan sesuatu..” pikir Kotoko dalam hati.

Kotoko sudah mulai lelah belajar dan ingin mengakhirinya.

“Aku beres-beres..” ucap Kotoko

“Tidak. Selesaikan ini dulu.” tegas Naoki kepada Kotoko

“Irie-kun ..” keluh Kotoko

“Sekarang dia seperti monster.” keluh Kotoko dalam hati.

JoinedPhotos7675

Naoki pun terus mengajari Kotoko.

“Kenapa kau tidak mengerti. Aku barusan mengajarimu.” ujar Naoki kesal.

“Benarkah?” tanya Kotoko

“Gunakan rumus disini.” lanjut Naoki yang mengajari Kotoko

“Emm, rumus apa?” tanya Kotoko polos

“Hah?” jawab Naoki heran

“Irie-kun ..” panggil Kotoko

“Kau harus pikirkan sendiri.” ucap Naoki.

JoinedPhotos1213

Lalu tiba-tiba Kotoko tersenyum sendiri.

“Kenapa?” tanya Naoki.

“Irie-kun… Aku terlihat imut ketika kau sedang marah.” ucap Kotoko

“Tidak bisa dipercaya.. Bodoh!” ucap Naoki yang memarahi Kotoko

“Maaf..” ucap Kotoko menyesal

“Waktu berlalu dengan Irie-kun yang selalu memarahiku setiap hari.” ucap Kotoko dalam hati.

JoinedPhotos213

Akhirnya hari ujian kepindahannya tiba. Naoki menemani Kotoko ke lokasi ujian.

“Aku sangat gugup.” ucap Kotoko

“Gugup tidak akan membantumu sekarang. Lupakan itu.” ucap Naoki

“Aku tau, tapi …” keluh Kotoko

“Apa yang aku khawatirkan adalah apakah kau ingat atau tidak membawa nomer ujianmu.” ucap Naoki

“Tentu aku ingat itu!” jawab Kotoko percaya diri sambil mencari nomer ujian di sakunya.

Tapi Kotoko tidak dapat menemukannya.

“Astaga! Nomer ujianku!” ujar Kotoko panik

Lalu Naoki tiba-tiba mengeluarkan nomer ujian Kotoko dari sakunya.

“Kau meninggalkannya di meja mu.” ucap Naoki

“Untunglah.” ucap Kotoko

“Apa kau akan baik-baik saja?” ujar Naoki cemas

“Tentu! Serahkan saja padaku!” jawab Kotoko yang mulai melangkah masuk ke ruang ujiannya.

“Irie-kun.. Aku mencintaimu.” ucap Kotoko

Naoki yang melihatnya tersenyum pada Kotoko.

JoinedPhotos879

Kotoko pun melaksanakan ujian kepindahannya ke jurusan keperawatan dengan sungguh-sungguh.

vlcsnap-2015-07-07-16h37m13s219

Malam harinya,  Chris menemui Kin-chan untuk mengajaknya berkencan. Namun Kin-chan menolak Chris dengan berkata, “Hatiku masih milik Kotoko.”

“Kau tidak seharusnya keluar malam. Ini berbahaya! Aku sibuk.” lanjut  Kin-chan lalu pergi meninggalkan Chris.

Chris kecewa karena Kin-chan tetap menolaknya. Sesampainya Chris dirumah, Chris tampak begitu sedih.

“Kinnosuke, aku sudah kehabisan waktu ..” keluh Chris yang sambil melihat kalendernya.

JoinedPhotos8790

One thought on “Sinopsis Itazura Na Kiss 2 Episode 3 (With Cut Scenes)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s