Untitled1

Sinopsis Itazura Na Kiss 2 Episode 1 (With Cut Scenes)

Episode 1

A Turbulent Honeymoon

Kotoko dan Naoki berangkat ke Okinawa untuk berbulan madu.

“Permisi, bu, Ada yang mau diminum? Kami punya kopi, teh, dan orange juice” ujar seorang pramugari kepada Kotoko menggunakan bahasa Jepang

“Kopi please..” jawab Kotoko yang mencampur bahasa Inggris dan bahaa Jepangnya.

Kotoko pun mendapatkan kopinya.

Penumpang disebelahnya tertawa karena tingkah Kotoko tersebut.

JoinedPhotos121

Naoki yang awalnya terpejam kemudian terbangun, dan berkata “Kenapa bahasa Inggris? Kau bahkan tidak pernah baik berbahasa Inggris.”

“Oh dear, aku tidak tau kau sudah bangun.” jawab Kotoko

“Kita ke Okinawa. Kau tidak perlu bahasa Inggris.” lanjut Naoki

“Karena ini pertama kalinya aku terbang. Ketika di penerbangan akan ada ‘attention please! Coffee or tea?” balas Kotoko

“Kau sangat bersemangat .” keluh Naoki

“Tentu, Ini kan bulan madu kita!” jawab Kotoko yang sambil terus mengambil foto Naoki dengan kameranya.

JoinedPhotos232

Kotoko lalu melihat kamera nya yang berisikan foto pernikahannya dengan Naoki.

“Harus berapa kali kau lihat itu terus?” keluh Naoki yang kemudian ingin melanjutkan tidurnya.

“Apa kau tidur? Ini bulan madu kita.” keluh Kotoko

“Ibuku mengatur pernikahan kita dan bulan madu ini tanpa menanyakaNaokiya dulu padaku. Aku lelah.” ucap Naoki lalu melanjutkan tidur

“Bahkan wajah tidurnya pun keren! Suami tercintaku!” ucap Kotoko dalam hati yang terus saja mengambil foto Naoki yang sedang tidur.

Karena merasa terganggu akhirnya Naoki mengenakan penutup mata dan melanjutkan tidur.

Dan tiba-tiba perempuan yang duduk disebelahnya mengajak Kotoko ngobrol.

“Apa kalian bulan madu? Kami juga. Oh, suami mu tidur? Kasian kau, ini bulan madu yang kau tunggu-tunggu.” ucap wanita tersebut.

“Aku tidak pernah tidur dan meninggalkan Mari sendiri.” ucap Takumi, suami dari Mari

Mereka lalu menceritakan kisah perjalanan cinta Takumi yang sangat mencintaki Mari dan terus mengejar-ngejarnya.

JoinedPhotos333

“Dan kau?” tanya Mari

“Aku Irie Kotoko.” jawab Kotoko

“Apa suamimu melamarmu? tanya Takumi

“Tidak! Tidak pernah! Tidak mungkin!” jawab Kotoko

“Untuk kamu, kau bisa bilang aku yang pertama, Aku terus mendongnya terus-menerus.” jelas Kotoko yang kemudian menceritakan sambil mengingat semua peristiwa yang ia alami bersama Naoki.

“Cinta sepihakku selama 6 tahun akhrinya berakhir dengan pernikahan kami..” lanjut Kotoko

“Kau lumayan sabar, Kotoko. Jadi kau mendorongnya ke tempat tidur? Ya kan!” ucap Mari

“Tidak mungkin! Kami belum sejauh itu..” jawab Kotoko

“Tunggu, maksudmu.. Kau belum tidur dengaNaokiya?” teriak Mari yang membuat penumpang lain mendengarnya.

“Tapi apa kau tidak khawatir? Aku akan kaget jika pasangan ku tidak menginginkan ku sebagai wanita. Aku akan berfikir aku tidak menarik untuk pasangan ku. Apa kalian baik-baik saja? Tolong jangan berakhir seperti ‘Perceraian Narita’. Ups, bukan Narita, tapi Haneda. Aku lupa.” jelas Mari

“Perceraian Narita..!?” Kotoko pun terkejut mendengarnya

“Beraninya dia mengatakan itu di hari pertama kali bulan madu.” keluh Kotoko dalam hati.-

JoinedPhotos8

Pesawat mereka akhirnya mendarat di Okinawa. Kotoko yang melihat pengunjung lain yang mengenakan kaca mata hitam ingin memakainya juga. Ia lalu mencari kedalam tasnya tapi tidak menemukaNaokiya.

“Kaca mata hitam? Aku fikit kau buta ayam.” ucap Naoki

“Orang buta ayam merasakan cahaya juga.” jawab Kotoko

Kotoko melanjutkan untuk mencari kacamatanya di koper. Tapi ia tidak bisa membukanya. Akhirnya Kotoko dapat membuka kopernya dengan paksa,  Dan ternyata ia melihat banyak bra yang bukan miliknya.

“Apa kau memakai ini?” tanya Naoki heran

“Tidak mungkin..” ucap Kotoko

“Itu punyaku!” teriak Mari yang melihat mereka dari jauh.

Ternyata Kotoko memiliki koper yang sama persis dengan Mari.

vlcsnap-2015-07-10-06h53m50s122

“Ini karena kau terburu-buru. Sudah kubilang periksa dulu nametagnya.” ucap Naoki

Tiba-tiba, “Aku Mari Horiuchi.” ucap Mari yang memperkenalkan dirinya pada Naoki

“Aku Irie Naoki. Senang bertemu denganmu.” ucap Naoki

“Akhirnya aku melihat wajah suamimu. Dia sangat keren! Pantasan kau perlu 6 tahun untuk membuatnya melihatmu.” ucap Mari pada Kotoko

Mereka pun berjalan bersama. Ditengah perjalanan Naoki membantu seorang turis untuk menerjemahkan peta berbahasa Jepang kedalam bahasa Inggris.

“Apa dia pembicara bahasa Inggris?” tanya Mari pada Kotoko

“Bukan. Itu hanya dia punya skor 200 dalam tes IQ.” jawab Kotoko yang membuat Mari dan Takumi kaget.

Setelah Naoki menolong turis tersebut, mereka melanjutkan perjalanaNaokiya lagi.

“Dia benar-benar tipe ku. Aku harus pikirkan lagi pernikahanku. Hei, kenapa kita tidak bertukar suami?” ucap Mari pada Kotoko yang membuatnya kaget

“Aku hanya bercanda.” lanjut Mari dan pergi

“Kau tidak seperti bercanda. Aku punya firasat buruk!” keluh Kotoko dalam hati.

JoinedPhotos5

Ternyata mereka menempati hotel yang sama.

“Kenapa kami harus di hotel yang sama dengan wanita itu!?” keluh Kotoko yang mempercepat proses pendaftaran nya dan mengajak Naoki masuk ke kamar mereka

Kotoko hampir menabrak orang dengan barang bawaanya. Untungnya Naoki dapat mencegahnya. Dan orang yang hampir di tabrak Kotoko adalah grup musik Taiwan A.N.JELL.

“Aku fans berat mereka” ucap Kotoko pada Naoki

Ia pun meminta Naoki untuk menerjemahkan apa yang ia katakan.

Akhirnya Kotoko mengetahui bahwa keberadaan A.N.JELL di Okinawa adalah untuk syuting video musik. Mereka pun mengucapkan salam perpisahan kepada Kotoko.

JoinedPhotos4

Kotoko sangat senang melihat kamar hotelnya. Ia berlari kesana kemari.

“Malam ini aku akan di kasur ini dengan Irie-kun. Aku dan Irie-kun akan bersatu dalam cinta malam ini.” ucap Kotoko setelah ia berguling-guling di kasurnya

“Irie-kun, Aku akan melakukan yang terbaik untuk menjadi istri yang baik. Jadi tolong jangan menyerah denganku.” lajut Kotoko dengan menghampiri Naoki.

JoinedPhotosbb

“Aku tidak mengharapkan apapun darimu. Jadilah dirimu saja. ”jawab Naoki

Ketika mereka sedang berada suasana romantis, tiba-tiba telepon berdering. Ternyata itu panggilan telepon dari kamar Mari. Mari sangat bersemangat mengajak Naoki dan Kotoko bermain di kolam renang.

“Aku tidak akan membiarkan nya mendekati Irie-kun!” keluh Kotoko

JoinedPhotos344

Mereka pun bermain di kolam renang bersama Mari dan suaminya.

“Naoki-san, ayo memesan minuman.” ucap Mari pada Naoki dan langsung menarik Naoki pergi

“Tolong maklumi dia, sepertinya dia menyukai Naoki-san.” ucap Takumi pada Kotoko

“Apa ini benar? Hubungan apa yang kau miliki dengan nya? Kalau kau tau apa yang terjadu, hentikan dia! Bukankah kau suaminya? Kau adalah pasangan nya! ” keluh Kotoko pada Takumi.

JoinedPhotos31

Mari yang terus menempel pada Naoki tiba-tiba terkena lemparan bola oleh seorang yang “mengaku” dirinya bule. Padahal itu sebenarnya ibu Naoki yang sedang menguntit kegiatan mereka dan membantu Kotoko.

“Maaf, itu salahku.” ucap Ibu

Naoki yang melihatnya sudah mencurigai ulah Ibu. Namun Kotoko masih tidak menyadarinya.

JoinedPhotos42

Setelah makan malam, Kotoko sudah sangat mengantisipasi malam bulan madunya dengan Naoki.

vlcsnap-2015-07-10-15h41m16s135

Namun mereka bertemu dengan Mari dan Takumi dan mengajak Naoki dan Kotoko untuk minum dikamar mereka.

Baru hanya minum beberapa gelas, Kotoko sudah jatuh tertidur. Naoki pun menggendong Kotoko kembali ke kamar.

JoinedPhotos43

“Kotoko, kita sudah kembali ke kamar.” ucap Naoki sambil membaringkan Kotoko di tempat tidur.

Tapi Kotoko tidak juga bangun.

“Sayang, kita sudah kembali ke kamar “ jawab Naoki sambil memandangi Kotoko

JoinedPhotos3

“Irie-kun..” ucap Kotoko yang mengigau dalam tidurnya

Naoki pun tersenyum melihat istrinya tersebut.

JoinedPhotos34

Hari ke-2

Mereka pergi ke taman wisata Shisa dan menikmati beberapa pertunjukan.

Sesampainya disana, Kotoko sangat ingin mengambil foto dan berusaha mencari orang untuk membantunya mengambilkan fotonya bersama Naoki.

Seorang pria bule datang melewati mereka, dan Kotoko meminta bantuan nya. Dan tidak lain itu adalah ayah Naoki yang juga menyamar sebagai bule untuk dapat membantu Naoki dan Kotoko dalam bulan madu nya.

JoinedPhotos22

Setelah ayah mengambilkan foto Naoki dan Kotoko, ia pun bergabung dengan rombonga. Yaitu ibu Naoki, ayah Kotoko, dan Yuki.  Naoki sudah sangat yakin kalau bulan madu mereka diikuti oleh keluarganya.

“Aku pernah lihat orang-orang itu! Oh di kolam renang!” teriak Kotoko yang melihat mereka. Naoki pun hanya diam karena Kotoko yang masih belum menyadarinya.

JoinedPhotos11

Kotoko sangat bersemangat menikmati waktunya dengan mengunjungi tempat-tempat wisata.

Mereka pun mencoba pakaian kimono khas Okinawa.

JoinedPhotos21

“Bisa kau ambilkan foto kami?” minta Kotoko pada seorang pelayan

“Tentu.” seorang pelayan pun mengambilkan foto mereka. Dan ternyata seluruh keluarga juga ikut didalam foto tersebut.

JoinedPhotos221

Kotoko juga sangat menikmati pertunjukkan tradisional yang ia tonton.

Dan akhirnya mereka pun menikmatik makan siang mereka. Tiba-tiba Mari dan Takumi datang menghampiri mereka.

“Bisa kami makan siang bersama kalian?” tanya Mari dan menanyakan tempat yang akan mereka kunjungi setelah ini.

Mari pun akhirnya mengikuti Kotoko dan Naoki untuk berkunjung ke tempat selanjutnya, yaitu taman hewan. Mereka pun berfoto bersama seekor ular.

JoinedPhotos2211

Hari ke 3

Naoki dan Kotoko mengunjungi pasar tradisional untuk melihat-lihat dan menikmati makan siang. Kotoko akhirnya melihat seekor kepiting berwarna biru.

“Irie-kun Lihat ini. Apa ini bisa dimakan?” tanya Kotoko

“Permisi, bisa aku minta yang ini?” minta Naoki pada pedagang kepiting untuk memasakkan mereka kepiting pilihan Kotoko tersebut.

Tapi ternyata Mari dan Takumi juga mengunjui tempat yang sama dan mengajak Naoki dan Kotoko untuk makan bersama mereka. Kotoko sangat kaget dengan keberadaan Mari dan Takumi yang selalu bersamaan dengan mereka.

JoinedPhotos432

Hari ke 4

Naoki dan Kotoko menaiki perahu untuk berjalan-jalan melihat keindahan laut Okinawa.

“Lihat Irie-kun! Ada banyak! Aku lihat ada yang aneh!” ucap Kotoko bersemangat.

Dan tiba-tiba ketika mereka akan tiba di tempat tujuan,

“Naoki-san! Cepatlah! Disini!” teriak Mari yang ternyata sudah menunggu mereka.

“Kenapa dia selalu ada?!” keluh Kotoko yang kesal

JoinedPhotos3211

Hari ke-5

“Itu pasti Hirofukumon!” teriak Kotoko yang baru sampai di tempat tujuan nya

“Itu Kofukumon” jelas Naoki

“Oh kau benar!” jawab Kotoko

Ketika mereka akam memasuki tempat tersebut, mereka bertemu denga Mari dan Takumi yang baru saja selesai berkeliling disana.

“Oh Naoki-san! Dengan banyak kebetulan, mungkin kita ditakdirkan untuk bersama!” ucap Mari pada Naoki yang kemudian membuat Kotoko kesal

“Kami sudah mengelilingi tempat ini tapi aku akan menunjukkanmu mengenai tempat ini!” lanjut Mari yang kemudia langsung mengajak Naoki pergi bersamanya.

Kotoko hanya bisa menahan kekesalan nya.

JoinedPhotos5a

Hari ke-6

“Astaga. Ini hari terakhir kami di Okinawa! Malam ini adalah kesempatan terakhir. Tapi tidak ada kemajuan dalam hubungan kami.Isi semua karena pasangan itu yang merusak rencanaku setiap hari. Mereka mengundang kami untuk minum setiap malam.” keluh Kotoko yang mengingat bahwa semalam mereka juga diundang untuk minum dikamar Mari dan Takumi,

“Aku tau aku minum sembarangan diluar kemampuanku. Berkat ini, kami masih jauh dari sesuatu yang romantis.” lanjut Kotoko yang melihat Naoki yang masih tertidur.

JoinedPhotos21s

Kotoko lalu mengingat perkataan Mari tentang “Perceraian Narita”

“Bagaimana kalau akhirnya tidak terjadi apa-apa?!” keluh Kotoko yang lalu mengingat bahwa Ibu yang menantikan cucu.

“Demi kebaikan ibu, dan aku! Aku tidak akan pulang ke Tokyo kalau tidak berhasil malam ini! Malam ini?” ucap Kotoko bersemangat

vlcsnap-2015-07-10-16h41m38s42

Naoki dan Kotoko mengunjungi akuarium terbesar yang ada di Okinawa.

“Tempat ini memegang rekor dunia karena merawat ikan paus.” jelas Naoki

“Aku tidak tau itu.” jawab Kotoko

“Kau memang tidak tau apa-apa.” balas Naoki

Tiba-tiba Kotoko memeriksa disekitarnya khawatir kalau ada pasangan Mari dan Takumi. Ia pun lega karena tidak menemukan pasangan itu.

Mereka pun melanjutkan perjalan menuju sebuah gereja terkenal karena keindahaNaokiya.

“Kita perlu membeli oleh-oleh untuk orang tua mu.” ucap Kotoko

“Aku tidak berfikir kita perlu melakukan nya” jawab Naoki yang sudah sangat mengetahui kalau orang tuanya mengikuti mereka ke Okinawa

“Apa kau tau apa yang kau katakan, Irie-kun!? Pernikahan kita ini semua karena bantuan orang tua-mu.Kalau bukan untuk orang tua mu, untuk siapa lagi kita beli oleh-oleh.” keluh Kotoko

“Bukan begitu maksudku.” jawab Naoki yang tidak bisa menjelaskan nya pada Kotoko

JoinedPhotos789

Mereka pun akhirnya sampai di sebuah gereja.

“Lihat Irie-kun! Gerejanya cantik sekali!” ucap Kotoko bersemangat.

Mereka berdua pun memasuki gereja.

“Kau tau ini hari terakhir kita di Okinawa. Jadi ..Aku ingin menghabiskan waktu berdua. AKu ingin makan malam hanya dengan kita berdua. Ya?” tanya Kotoko pada Naoki

“Ya.” jawab Naoki

Lalu petugas gereja dalam menghampiri mereka untuk melakukan pemotretan dengan baju pengantin.

Naoki dan Kotoko melakukan sesi pemotretan pernikahan mereka.

“Beruntung sekali. Kita bisa pemotretan tanpa pemesanan sebelumnya. Ini mengingatkan ku dengan pernikahan kita” ucap Kotoko

“Aku tidak akan pernah melakukan ini lagi.” keluh Naoki.

JoinedPhotosnm

Dan tiba-tiba pasangan Mari dan Takumi datang menghampiri mereka.

“Oh kalian berdua disini juga?” teriak Mari

“Karena kau tinggi! Lihat! Bukankah kita terlihat seperti pasangan serasi? Bagaimana kalau ambil foto Naoki-san dan aku? Kau bisa bersama Takumi, Kotoko. Bagaimana menurutmu, Naoki?” lanjut Mari

“Maaf. Tapi kami harus pergi sekarang. Oleh-oleh, kan? Ayo Kotoko.” ucap Naoki lalu pergi meninggalkan gereja.

Mari lalu merasa kesal dengan hal itu.

JoinedPhotos9

Malam harinya, Kotoko sangat menantika malam malam dan malam terakhirnya di Okinawa bersama Naoki.

“Malam ini adalah saatnya” ucap Kotoko

Tiba-tiba Takumi datang ke kamar mereka untuk meminta bantuan Naoki memeriksa Mari yang mengeluh sakit perut.

Akhirnya Naoki dan Kotoko pun melihat keadaan Mari di kamarnya.

“Kenapa kau tidak bawa di ke rumah sakit?” tanya Kotoko pada Takumi

“Ini bukan hari kerja dan mungkin sudah terlalu malam. DIa juga tidak mau membesar-besarkan.” jawab Takumi.

“Bisa kau memeriksanya? Kau bilang kau akan jadi dokter, kan?” minta Takumi pada Naoki

“Tidak mungkin! Dia masih ..” jawab Kotoko

“Baik, aku akan memeriksanya.” ucap Naoki yang kemudia memeriksa Mari.

Kotoko sangat menahan emosinya.

“Irie-kun jangan sentuh dia! ucap Kotoko dalam hati.

Dan akhirnya, Kotoko pun mengeluarkan isi hatinya.

“Jangan sentuh dia! Jangan sentuh perempuan lain!” ucap Kotoko

“Kau menikahi pria yang akan menjadi dokter! Kau sebaiknya mengetahui itu. Apa kau akan selalu seperti ini ketika aku memeriksa pasien? Aku tidak mau mengurusi itu. Kalau kau tidak bisa mengerti, aku tidak bisa denganmu lagi.” jawab Naoki yang kemudian membuat Kotoko menangis dan berlari pergi.

JoinedPhotos4w

“Apa kau tidak mengejar istrimu?” tanya Takumi yang panik

“Istrimu baik-baik saja. Ku kira dia hanya salah makan. Apotik masih buka, beri beberapa obat dan dia akan membaik.” jelas Naoki pada Takumi.

Takumi pun akhirnya bergegas untuk pergi ke apotik.

Ketika Takumi pergi, tiba-tiba Mari bangun dari tidurnya dan mendekati Naoki.

“Kau sangat cuek. Aku tidak menyalahkanmu, dengan Kotoko sebagai istrimu. Aku yakin kau bahkan tidak mencintainya.” ucap Mari

“Bukankah kau sakit perut?” ucap Naoki

“Aku membuat-buatnya. Karena aku ingin bersama denganmu, Naoki.” ucap Mari yang menggandeng tangan Naoki.

“Aku dengan kalian belum berhubungan suami-istri. Kau tidak mau melakukaNaokiya dengan Kotoko, kan? Aku jatuh cinta pada mu pada pandangan pertama. Aku harap aku bertemu dengan mu sebelum dengan nya. Lalu, kita berdua tidak perlu menikah dengan pasangan yang salah.” lanjut Mari

Naoki lalu melepaskan tangan Mari yang menempel padanya dengan keras.

“Kalau aku bertemu denganmu ratusan kali, aku akan mengabaikanmu setiap saat! ucap Naoki

“Jangan membandingkan dirimu dengan Kotoko.” lanjut Naoki lalu pergi

JoinedPhotos22f

Tiba-tiba Takumi datang lagi ke kamar karena lupa membawa dompetnya.

“Tidak bisa dimaafkan. Tidak mempermainkan aku. Aku akan memisahkan mereka. Dia tidak seharusnya sekasar itu.” ucap Mari

Takumi yang mendengar itu dari Mari pun menampar dan memarahinya karena sikap Mari tersebut.

“Kau istriku! Jangan beri hatimu pada pria lain!” teriak Takumi yang membuat Mari terdiam.

Ibu sangat senang melihat-lihat hasil jepretan nya dari mengikuti Naoki dan Kotoko. Ibu pun lalu bernostalgia dengan ceritanya bulan madu bersama dengan ayah Naoki.

Lalu tiba-tiba, bel kamar mereka berbunyi. Ibu membukakan pintu, dan ternyata itu Naoki dan ia langsung menyerobot masuk ke kamar.

Ibu dan yang lain nya sangat terkejut dan tetap berusaha untuk menyamar.

“Apa kalian lihat Kotoko?” tanya Naoki yang cemas karena kehilangan jejak Kotoko.

“S..s.siapa kau?” ucap ayah yang masih berusaha menutupinya dari Naoki

“Ayolah hentikan! Aku sudah tau itu kalian. Bantu aku. Kotoko menghilang.” ucap Naoki

Karena itu akhirnya semuanya mencari Kotoko di semua tempat.

JoinedPhotos75

Sementara, Kotoko ternyata tersesat di sebuah pasar tradisional.

“Aku sangat malu. Aku sangat ingin menghilan untuk kebaikan nya. Aku tau bagaimana perasaan BB untuk menjadi dokter.” ucap Kotoko sambil menagis dan akhirnya menyadari bahwa dirinya sudah tersesat,

Tiba-tiba seorang pria hitam menghampirinya dan berusaha membawa Kotoko.

“Kalau akau diculik disini, mungkin aku tidak akan pernah melihat Irie-kun lagi!” ucap Kotoko dalam hati.

Ia pun lalu berteriak, “Irie-kun! Perceraian Narita! Tidak!!”

Kemudian Naoki yang sedang mencari Kotoko di dalam pasar tradisional itupun mendengar suara Kotoko lalu datang  menghampirinya.

Kotoko yang merasa terselamatkan, langsung memeluk Naoki.

“Irie-kun, Aku pikir aku tidak akan bisa melihatmu lagi.” ucap Kotoko

“Semuanya baik-baik saja.” jawab Naoki

Pria hitam itu lalu menanyakan pada Naoki apakah Kotoko adalah istrinya. Ia akhirnya baru tahu kalau Kotoko adalah wanita dewasa. Naoki pun mengobrol dengaNaokiya menggunakan bahasa Inggris.

“Ia mengira kau adalah anak SD yang sedang tersesat.” jelas Naoki pada Kotoko

“Jadi dia bukan orang jahat?” tanya Kotoko.

“Minta maaflah.” ucap Naoki

Pria hitam itu memakluminya dan pergi meninggalkan Naoki dan Kotoko.

JoinedPhotosd

Mereka pun berjalan menyusuri pantai.

“Terima kasih sudah datang.” ucap Kotoko

“Kau berteriak sangat keras.” balas Naoki

“Perceraian Narita .. kuno sekali.. Itu harunya Perceraian Haneda, kan?” ucap Naoki

“Aku minta maaf. Aku cemburu. Karena sudah egois dan keras kepala. “ucap Kotoko

“Kau bodoh. AKu mengkhawatirkanmu.” ucap Naoki yang kemudian mencium istrinya.

“Cantiknya! Untung aku membawa kamera yang super sensitif ini!” ucap Ibu yang memotret mereka dari jauh sambil menguntit bersama yang lain nya.

JoinedPhotos09

“Perasaan kacau didalam diriku sudah menghilang seiring dengan kemarahanku, Tapi sekarang itu menjadi sesuatu yang lembut seperti permen yang manis.”- Kotoko

Akhirnya Kotoko dan Naoki memiliki waktu berdua mereka.

“Jalan yang panjang untuk sampai disaat ini.” ucap Naoki

“Ya, Tapi aku baik-baik saja. Aku senang hanya dengan berada disampingmu.” ucap Kotoko

Naoki lalu memeluk Kotoko berkata, “Aku merasa tidak baik sekarang.” ucap Naoki

JoinedPhotos4423

Akhirnya di malam terakhirnya di Okinawa, Naoki dan Kotoko mendapatkan malam pengantin mereka.

(Gak usah dijelasin lebih rinci yah. Cukup lihat pict dibawah ini aja hehehe)

JoinedPhotos411

-Kalau ada cara untuk mengukur kebahagiaan, Aku pasti menjadi perempuan paling beruntung di dunia hari ini. Aku tidak akan melupakan apa yang terjadi hari ini. – Kotoko

Naoki dan Kotoko pun menaiki penerbangan untuk kembali ke Tokyo.

“Aku ingin kembali. Aku sudah merindukan Okinawa.” ucap Kotoko yang kemudian melihat Takumi dan Mari yang duduk dibelakang mereka sekarang sudah berbaikan dan bermesraan.

“Ada apa dengan mereka berdua? Siapa yang sudah membawa kita dalam masalah!” keluh Kotoko

“Itu bagus untuk mereka.” jawab Naoki

Kotoko yang mendengarnyapun merasa lega dan merangkul tangan Naoki.

“Ehm?” tanya Naoki pada Kotoko

“Ehmmm..” jawab Kotoko yang hanya menggelengkan kepalanya dan tersenyum. Naoki pun tersenyum melihat istrinya tersebut.

JoinedPhotos987

“Perjalan kami memang singkat, tapi membawakan kenangan yang manis. Terima kasih sudah menunggu, Ibu. Irie-kun dan aku akhirnya mewujudkan impian kami.” ucap Kotoko dalam hati lalu tertidur di bahu Naoki.

“KIik!” Ibu selalu mendapat kesempatan untuk mengambil foto Naoki dan Kotoko.

Dan akhirnya Naoki pun ikut tertidur bersama Kotoko yang bersandar di bahunya.

vlcsnap-2015-07-11-02h45m59s135

Mereka pun akhirnya mendarat di Tokyo.

“Menyenangkan! Ayo pergi lagi nanti..” ucap Kotoko bersemangat

Ternyata mereka sudah ditunggu oleh sekretaris ayah Naoki, Kanamori-san.

“Selamat datang,  Tuan Irie, Nyonya Irie..” ucap Kanamori-san.

“Apa yang kau lakukan disini?” tanya Naoki

“Aku datang untuk menjemput kalian.” jawab Kanamori-san.

Naoki dan Kotoko pun kaget karena mereka dijemput.

Diperjalanan mereka sangat cemas karena takut terjadi sesuatu.

JoinedPhotos1

“Ada apa? Apa sesautu terjadi pada pekerjaan selama ayah pergi?” tanya Naoki

“Ayahmu pergi?” tanya Kotoko kaget

“Itu bukan hak ku untuk menjawab.” jawab Kanamori-san..

Naoki pun melihat bahwa mobil tidak mengarah ke rumahnya.

“Bukankah kita pulan kerumah? Kita akan kemana?” tanya Naoki

“Kita akan segera sampai.” jawab Kanamori-san..

“Segera?! ucap Kotoko yang khawatir

Mereka pun sampai di sebuah rumah….

JoinedPhotos12111

BONUS OPENING PICS

JoinedPhotos321

JoinedPhotos1

JoinedPhotos2

JoinedPhotos3s

 JoinedPhotosa

JoinedPhotosn

3 thoughts on “Sinopsis Itazura Na Kiss 2 Episode 1 (With Cut Scenes)

  1. bubbleblue says:

    klo boleh nanya itu cut scenenya dapet dari mna ya? beli dvdnya atau download? klo download boleh bagi link downloadnya ga?

  2. sulistiowati_06 says:

    halo maaf author numpang baca sinopsis itazuranya boleh? aku baru nonton serialnya ditv tadi ternyata menarik ceritanya. ijin ubek2 lagi yaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s