Untitled

Sinopsis Itazura Na Kiss 2 Episode 2 (With Cut Scenes)

EPISODE 2

My Marriage Still On Hold

Naoki dan Kotoko sampai di suatu rumah yang tidak mereka kenali dengan diantar oleh Kanamori-san, sekertaris ayah Naoki.

Mereka pun masuk ke rumah dengan hati yang tidak menentu. Dan “Selamat datang! Duar!”

JoinedPhotos11

Ayah dan Ibu Naoki, Yuki, serta ayah Kotoko yang tiba lebih awal (padahal penerbangannya ke Tokyo bareng sama Naoki dan Kotoko ya hihi) menyiapkan pesta penyambutan untuk mereka.

“Ini adalah rumah kita untuk kedua keluarga. Rumah lama kita terlalu kecil ketika bayi-nya datang. Jadi kami bangun yang baru.” ucap Ibu

JoinedPhotos111

“Ini terlalu cepat untuk berfikir tentang anak.” ucap Naoki kepada Ibu

“Lagipula, apa-apaa ini?” ucap Naoki sambil menunjuk kerah sebuah foto yang dipanjang tepat didepan pintu masuk rumah

Kotoko kaget melihatnya, “Oh! Memalukan sekali. Aku menyukainya!” ucap Kotoko

“Apa ini Okinawa? Bagaimana ibu ..?” tiba-tiba Kotoko menyadari sesuatu

“Masih tidak mengerti?” tanya Naoki

“Orang-orang ini mengikuti kita ke Okinawaa.” jelas Naoki

“Apa?” ucap Kotoko kaget lalu mengingat tentang serombongan orang asing yang ia temui di Okinawa.

JoinedPhotos112

“Turunkan fotonya.” ucap Naoki pada Ibu

“Aku mengerti perasaanmu, tapi itu foto yang bagus.” ucap ayah Naoki yang membujuknya

“Kau adalah fotograder yang handal, Nyonya Irie.” lanjut ayah Kotoko

“Turunkan! Apa yang akan orang-orang pikir?” keluh Naoki

“Mereka akan berpikir kau memiliki pernikahan yang bahagia.” jawab Ibu

Naoki akhirnya tidak bisa menang dari ibu.

Ibu menunjukkan Naoki dan Kotoko rumah  baru mereka. Kotoko sangat senang dengan rumah barunya itu. Ibu pun sudah menyiapkan satu kamar bayi yang sudah lengkap dengan perlengkapannya.

“Mengagumkan!” ucap Kotoko yang senang.

Sekali lagi, Naoki memang tidak pernah bisa menang dari Ibu.

JoinedPhotos1121

Kotoko bangun dari tidurnya.

“Ini hari pertama ku sebagai istri. Suami tercintaku ada disebelahku. Naoki masiih tidur. Mulai sekarang, aku busa melihat wajahnya yang mengagumkan setiap pagi. Aku senang!. Dan untuk suami ku yang sempurna, aku akan membuatkan sarapan yang sempurna.” ucap Kotoko dalam hati.

JoinedPhotos11212

Ia pun membayangkan untuk membuatkan Naoki sarapan dan mengantarkan suami tercintanya untuk berangkat ke kantor. Sungguh romantis.

Tapi…. Kotoko terbangun dari tidurnya dan melihat jam. Ia pun ketiduran lagi setelah terbangun sebelumnya.

Dengan panik, Kotoko keluar kamar dan menuju ruang makan untuk melihat Naoki. Tapi Naoki sudah mau berangkat ke kantor.

JoinedPhotos1123

“Irie-kun! Untung kau masih disini. Selamat pagi. Umm, maaf.” ucap Kotoko

“Bunyi alarm sudah mati sangat awal. Aku menantikan sarapan yang enak. Ah, kehidupan pernikahan .. Aku mempunyai istri yang baik.” ucap Naoki yang menyindir Kotoko

“Um.. Aku berjanji. Besok..” ucap Kotoko

“Aku bercanda. Aku tidak mengharapkan apa-apa darimu.” ucap Naoki

“Sepertinya  menyedihkan.” jawab Kotoko

“Aku berangkat.” ucap Naoki

Lalu Ibu tiba-tiba muncul membawa kamera dan berkata, “Tunggu kakak! Tidakkah kau melupakan sesuatu yang penting?”

“Apa?” tanya Naoki

“Sebuah ciuman ketika istrimu melepasmu pergi!” ucap Ibu yang membuat Kotoko menjadi malu-malu

“Bagaimana aku bisa? Dengan kamera didepan muka ku?” jawab Naoki

“Apa kau akan melakukannya tanpa ada kamera?” balas Ibu lalu menutup kameranya

“Beri aku istirahat! Kami akan memutuskan bagaimana menjalani kehidupan kami. TInggalkan kami sendiri” keluh Naoki pada Ibu

“Kalau kau pikir kau bisa melakukannya sendiri, kau salah. Kau sepertinya lupa, yang paling penting dalam sebuah pernikahan. Jangan bilang kau lupa.” ucap Ibu

“Kami sudah bulan madu ..” ucap Naoki yang terlihat tidak mengerti maksud Ibu.

“Mendaftarkan pernikahan. Kau lupa, kan? Kau belum pergi ke kantor administrasi. Bagaimana kau bisa lupa?” ucap Ibu

“Maksud Ibu ini belum resmi? Kami belum menikah secara resmi? Jadi namaku masih Aihara Kotoko? Kita harus pergi ke kantor administrasi sekarang dan …!” tanya Kotoko yang bingung

“Jangan panik Kotoko. Lihat! Form registasi!  Jaga-jaga kau membuat kesalahan. Aku sudah tanda tangani sebagai wali.” ucap Ibu yang menunjukkan beberapa kertas form regisrasinya

“Terima kasih. Tapi Aku belum siap untuk mendaftarkan pernikahan kami. Aku harus memikirkannya. Aku tidak ingin bahas itu sekarang.” ucap Naoki lalu berangkat

Ibu dan Kotoko pun kaget mendengar pernyataan Naoki tersebut.

JoinedPhotos11211

Kotoko pun menceritakan tentang hal itu pada Jinko dan Satomi ketika di kampus. Juga dengan Sudi senpai.

“Itu belum didaftarkan.” ucap Kotoko

“Tapi aku datang ke pernikahan kalian. Apa maksudmu Naoki tidak ingin membuatnya resmi? Aku tidak mengerti Naoki.” ucap Sudo senpai

Lalu Matsumoto datang menghampiri mereka karena mendengarnya.

“Dengan kata lain, kau masih dalam masa percobaan. Jika dia merasa kau tidak pantas sebagai istri, dia akan meninggalkanmu. Sepertinya aku masih ada kesempatan.” ucap Matsumoto lalu pergi meninggalkan Kotoko dalam kekesalannya.

“Irie-kun.. Apa kau sudah bosan denganku?” keluh Kotoko dalam hati

JoinedPhotos12122

Naoki masih membantu ayahnya untuk memulihkan kondisi perusahaan.

“Aku minta maaf suda merepotkanmu. Tapi berkat usahamu dengan Sahoko-san, Direktur Oizumi memutuskan untuk memperpanjang pinjaman kita. Aku sangat bersyukur.” ucap ayah Naoki

“Kau bisa kembali ke jalanmu seperti yang kita diskusikan. Kembali lah kuliah dan belajar untuk menjadi dokter.” lanjut ayah kepada Naoki

JoinedPhotos123

Naoki yang sedang sendiri diruangannya tiba-tiba mendapat tamu yang katanya adalah teman kuliahnya.

Mereka adalah Aoki, Akagi dan Kimura dari Klub Anime Universitas Tonan dan menawarkan sesuatu yang mereka buat untuk perusahaan Naoki. Awalnya Naoki menolak mereka. namun karena mereka terus merayunya, akhirnya Naoki memutuskan untuk melihat apa yang telah mereka buat.

Ternyata itu adalah semua game komputer yang bernama “Pejuang Tenis Koto-rin!”

“Hmm.. Koto-rin?!” ucap Naoki yang kaget dan menyadari sesuatu

“Bingo! Istrimu adalah pahlawannya! Kami sudah memperhatikan istrimu dari awal! Cobalah! Ini menantang!” ucap Aoki yang merayu Naoki untuk mencoba permainannya.

Dan Naoki ternyata dapat bermain dan menyelesaikan semua level yang mereka buat dalam waktu singkat.

“18 bulan, disapu bersih dalam 20 menit.. Dia menang semuanya …” ucap Aoki yang kaget dan frustasi

“Ini tidak bagus. Ini terlalu sederhana. Ini tidak akan terjual.” ucap Naoki

Mereka bertiga pun berkemas dan beranjak pergi. Namun setelag berfikir sejenak, tiba-tiba Naoki memanggil mereka.

JoinedPhotos3

Sudah larut malam, tapi Naoki belum pulang juga. Ayah dan Ibu menemani Kotoko untuk menunggu Naoki pulang.

“Ayah! Ada apa?” keluh Ibu

“Ketika aku pergi meninggalkan kantor, dia sangat sibuk. Bahkan aku tidak sempat pamit.” jelas Ayah.

“Silakan tidur. Aku akan menunggu sebentar lagi.” ucap Kotoko

“Benarkan? Jangan tunggu terlalu lama.” ucap Ibu lalu pergi ke kamar untuk tidur bersama dengan ayah.

“Baiklah. Terimakasih.” jawab Kotoko yang masih melanjutkan menunggu Naoki pulang

vlcsnap-2015-07-10-04h53m56s113

Tidak lama kemudia telepon berdering, dan ternyata dari Naoki yang mengabarkan bahwa malam ini dia tidak pulang.

“Aku tidak akan pulang kerumah untuk sementara waktu.” ucap Naoki lalu mengakhiri telponnya.

JoinedPhotos11111

Tidak pulangnya Naoki kerumah membuat Kotoko sangat kesepian. Sudah 3 hari Naoki tidak pulang kerumah dan Kotoko sangat merindukan dirinya.

JoinedPhotos12111

Dengan begitu, Kotoko berinisiatif membuat sebuat boneka dengan memakaikannya piyama miliki Naoki. Kotoko membuatnya semalaman. Dan sangat senang dengan boneka hasil buatannya tersebut.

JoinedPhotos2121

Paginya, Kotoko membuatkan makanan untuk dibawakan kepada Naoki. Ibu lalu menanyakan apa yang dilakukan Kotoko pagi-pagi sekali di dapur.

“Aku membuatkannya makan siang. Dia tidur di kantor. Dia pasti bosan makan diluar. Sebenarnya, aku hanya ingin melihatnya ..” ucap Kotoko sambil menggoreng telur dadar yang sudah hampir gosong.

“Astaga. Kakak sangat beruntung. Oh itu gosong!” ucap Ibu

JoinedPhotos4232

Kotoko mengantarkan bekal yang ia buat ke kantor Naoki. Satpam setempat pun membantunya untuk menghubungkannya dengan Naoki. Kotoko sudah mengkhayalkan bahwa ia akan bertemu dengan Naoki dengan suasana yang mengharukan. Bahwa dengan ia membawakan Naoki sarapan, maka Naoki akan terharu dan langsung mengajaknya untuk mendaftarkan pernikahan.

Namun, satpam malah memberitahunya bahwa Kotoko tidak bisa bertemu dengan Naoki dan bekal untuk Naoki bisa dititipkan padanya saja.

Mendengar itu, Kotoko sangat kecewa dan sedih.

vlcsnap-2015-07-10-05h05m31s161

Jinko dan Satomi yang mengetahui cerita Kotoko pun ikut bingung dengan sikap Naoki.

“Mungkinkah perempuan lain?” ucap Jinko dengan penuh kecurigaan.

Kin-chan pun menghampiri mereka dan mendengar cerita tentang Kotoko tersebut.

JoinedPhotos554

“Apa dia membuatmu menderita? Apa kau main-main? Aku akan menghajarnya!” ucap Kin-chan dengan penuh emosi lalu bergegas pergi meninggalkan Kotoko

Kotoko pun mengikuti Kin-chan.

Dan ternyata Kin-chan datang ke kantor Naoki dan membuat keributan untuk bertemu dengan Naoki.

“Kau… Apa yang kau lakukan disini? Kenapa kau belum mendaftarkan pernikahan? Kenapa kau tidak pulang kerumah? Kenapa kau menghindarinya? Apa kau bersiap untuk berpisah dengannya?” ucap Kin-chan yang kesal pada Naoki

“Aku menutup mulutku selama Kotoko bahagia. Aku mempercayakan Kotoko padamu. Lakukan apa yang kau mau, tapi jangan permainkan hatinya!” lanjut Kin-chan dengan emosi dan mengarahkan tangannya untuk menghajar Naoki.

Tapi Naoki berhasil menahannya dan berkata, “Ini antara Kotoko dan aku.”

Lalu dua orang satpam pun datang untuk membawa Kinn keluar. Kotoko yang sudah menguntit dari awal akhirnya muncul.

“Tunggu! Tunggu! Ini bukan salahnya. Kau yang salah!” teriak Kotoko

JoinedPhotos42321

“Kau tidak memikirkan ku sebagai istrimu. Hanya aku yang merasa menyukaimu. Hanya aku yang merasa galau. Ini bukan pernikahan!” lanjut Kotoko sambil menangis.

“Lalu pergilah. Lagipula ini belum resmi.” jawab Naoki dengan bersikap dingin dan membiarkan Kotoko pergi

Kin-chan pun pergi menyusulnya.

JoinedPhotos534

Kotoko menenangkan diri di restoran ayahnya bersama Jinko dan Satomi yang terus menghiburnya.

Ayah yang mengkhawatirkan Kotoko pun berusaha membujuknya.

“Aku tidak menyuruhmu untuk tidak bertengkar. Tapi, tempat kerja seorang pria adalah medan perang. Kau pergi ke kantornya dan mengajak bertengkar hanya karena dia bekerja keras dan tidak bisa pulang ke rumah? Untuk seorang istri yang meragukan suaminya, itu menyedihkan.” ucap ayah Kotoko

Kin-chan lalu muncul dan berusahan untuk membela Kotoko didepan ayah Kotoko. Namun ayah Kotoko segera mendisiplinkannya.

“Naoki pasti punya alasan. Kau harus percaya padanya. Kalau bukan kau, siapa lagi?” lanjut ayah Kotoko yang kemudian membuat Kotoko banyak berfikir.

JoinedPhotos232

Esoknya Kotoko datang ke lapangan tenis kampus untuk berlatih. Anak-anak lain yang mengetahui kabar dirinya yang belum mendaftarkan pernikahan mulai membiacarakannya.

“Hey Aihara! Berhenti mengkhayal! Katakan sesuatu!” teriak Sudo senpai yang dari tadi memanggilnya tapi Kotoko tidak mendengarkan karena melamun.

“Aku percaya pada Irie-kun.  Tapi aku ingin melihatnya. Aku ingin melihatmu, Irie-kun!” teriak Kotoko dalam hati.

JoinedPhotos121221

Tiba-tiba Naoki datang dan memanggi Kotoko yang sedang melamun itu.

“Kotoko! Kita harus pergi. Cepatlah!” teriak Naoki

“Baik. Tapi aku ganti baju dulu.” jawab Kotoko

“Tidak apa-apa. Seperti itu saja. Cepatlah!” ujar Naoki

Lalu Naoki pun membawa Kotoko ke suatu tempat.

JoinedPhotos121a

Sesampainya mereka disana, sudah banyak wartawan dan pers yang berkumpul dan memotret mereka.

“Kotoko, tunggu disini.” ucap Naoki pada Kotoko yang sedang kebingungan dan ia pun melangkah ke atas panggung.

Kotoko lalu dihampiri oleh ayah Naoki.

“Hey Kotoko! Aku senang kau tepat waktu.” ucap ayah.

“Ada apa? Apa ini?” tanya Kotoko

JoinedPhotos543

“Naoki tidak memberitahumu? Ini anggota pers dan media.” ucap ayah pada Kotoko dan menyaksikan kata sambutan yang dilakukan oleh Naoki

“Naoki merancang sebuah game online. Itu biasanya perlu 1 bulan, bukan, hampir satu tahun untuk bisa selesai. Tapi sebuah tim kecil bekerja sama dalam seminggu. Ini cukup membanggakan. Tidak tidak tidur setiap malam untuk menyelesaikannya. Aku terkejut di masih bisa berdiri. DIa tidak mau terburu-buru.” jelas Ayah

“Aku bilang padanya untuk menghubungi dan mengundangmu kesini. Dia bersikeras untuk menjemputmu.” lanjut ayah

“Benarkah?” tanya Kotoko yang terharu

“Ya!” jawab ayah

JoinedPhotos443

Jinko, Satomi, dan teman kampus lain menonton siaran jumpta pers Naoki tersebut yang ditayakan secara langsung. Mereka semua kaget dengan diperkenalkannya game online yang bernama “Koto-rin” tersebut.

JoinedPhotos567

MC pun memanggil Kotoko sebagai inspirasi dari game tersebut untuk naik keatas panggung.

“Aku ingin memperkenalkan istriku. Irie Kotoko.” ucap Naoki yang membuat Kotoko kaget

“Katakan sesuatu.” lanjut Naoki dan menyerahkan microfon pada Kotoko

JoinedPhotos5541

“Um.. Aku bangga menjadi istri dari pria pintar ini. Terim kasih banyak.” ucap Kotoko yang gugup

“Apa itu aneh?” tanya Kotoko pada Naoki

“Ya..” jawab Naoki yang membuat Kotoko kecewa

“Kotoko..Lama tidak bertemu ..” ucap Naoki yang melihat Kotoko dengan senyuman dan membuat Kotoko menahan emosi terharunya.

JoinedPhotos121s

Kotokopun melakukan sesi pemotretan sendiri di depan pada wartawan dan media.

JoinedPhotos11asd

Malamnya, Naoki yang baru selesai mandi menanyakan tentang piyama yang ia kenakan.

“Apa ini baru?” tanya Naoki

“Maaf, Aku belikan yang baru.” jawab Kotoko

“Kenapa?” tanya Naoki

“Aku gunakan yang lama untuk membuat ini.” jawab Kotoko sambil menunjukkan boneka yang ia buat.

“Hah?” ucap Naoki

“Karena kau tidak pulang untuk beberapa waktu, Aku kesepian. Ini adalah kau. Melihatnya membuatku bersemangat.” jelas Kotoko

“Aku keluar dari pekerjaan hari ini. Aku masih harus melatih penerus tapi aku akan kembali kuliah bulan depan.” jelas Naoki

“Jadi kau bisa belajar untuk menjadi dokter? Yay! Baguslah!” ucap Kotoko yang merasa bersemangat

JoinedPhotos12sa

“Apa menurutmu game nya kan berhasil?” tanya Kotoko

“Aku makan telur dadarmu, lengkap dengan kulit telurnya.” ucap Naoki

“Apa? Kulit telur? tanya Kotoko

Naoki menganggukkan kepalanya dan tersenyum.

“Aku minta maaf.”jawab Kotoko yang merasa sangat menyesal.

Naoki lalu mencium istrinya dan memeluknya.

JoinedPhotos443d

“Aku merindukanmu, Irie-kun!” ucap Kotoko

Dan tiba-tiba Naoki jatuh tertidur. Kotoko hanya tersenyum melihat suaminya tersebut.

“Mimpi indah.” ucap Kotoko lalu mencium kening suaminya.

JoinedPhotos443da

1 Bulan Kemudian

Paginya, Ibu, Kotoko, dan Yuki membahas mengenai game online Naoki yang berhasil menjadi hits. Lalu Naoki yang sudah siap pun mengajak Kotoko untuk berangkat kuliah.

“Benar! Kakak pergi ke kampus hari ini.” ucap Ibu lalu mengantarkan Kotoko dan Naoki sampai ke pintu depan rumah mereka.

“Aku perlu mampir ke suatu tempat dulu.” ucap Naoki pada Kotoko

“Hah?” tanya Kotoko bingung

Ternyata pagi itu Naoki datang ke kantor administrasi untuk mendaftarkan pernikahannya dengan Kotoko. Naoki pun mengisi formulir yang sudah disiapkan oleh ibunya.

“Giliranmu.” ucap Naoki pada Kotoko

Karena terlalu gugup, Kotoko salah menulis nama keluarga nya yang seharusnya Aihara.

“Aku harunsya mengerti. Ibu sudah mempersiapkan hal ini.” keluh Naoki yang kemudian mengisi formulir pengganti.

Mereka pun menyerahkan formulir pada petugas.

“Kau perlu ngisi bagian ini, Nyonya..” ucap petugas pada Kotoko. Mendengar dirinya yang dipanggil sebagai Nyoya membuat Kotoko berbunga-bunga.

JoinedPhotos4f

“Hey!” tegur Naoki

“Sekarang. Aku akhirnya resmi menjadi istrimu.” ucap Kotoko sambil tersenyum

Naoki pun tersenyum padanya.

JoinedPhotos76

Naoki dan Kotoko pun berjalan hingga sampai di kampus mereka.

“Aku tau kau khawatir, tapi sebagai laki-laki aku ingin memulihkan perusahaan ayahku dulu, sebelum kita menikah. Tapi ibuku sudah merencanakan resepsi pernikahan dan semuanya duluan. Akhirnya perlu waktu yang lama.” jelas Naoki

“Tidak apa-apa. Karena aku percaya padamu.” jawab Kotoko.

“Tapi kau datang ke kantor membuat keributan dengan Kinnosuke.” ucap Naoki

“Umm.. itu ..” jawan Kotoko bingung

“Tapi sekarang kau adalah istriku.” ucap Naoki sambil tersenyum

JoinedPhotos11s

“Dan sekarang kau adalah suamiku, Irie-kun!” ucap Kotoko dalam hati
                          JoinedPhotosm

Dan mulai hari ini, akhirnya aku adalah Irie Kotoko!

vlcsnap-2015-07-10-06h03m33s177

3 thoughts on “Sinopsis Itazura Na Kiss 2 Episode 2 (With Cut Scenes)

  1. bubbleblue says:

    klo boleh tau dapet cut scene dari mana ya? beli dvdnya atau download? klo download boleh minta linknya?

  2. Rini says:

    Mbak mau dong kalau boleh tau, link nonton online drama ini yg full kayak di sinopsisnya tanpa cut scene yg english sub jg boleh. Mksh y sblmnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s